Damai Akan Datang Pada Orang Yang Berkenan KepadaNya

AMBON,PG.COM : Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan,salah satu dimensi yang menarik dari peristiwa kelahiran Yesus Kristus Putra Natal adalah,Damai itu akan datang kalau hanya kepada orang yang berkenan kepadanya,sebab ketika Maria dan Yusuf pada waktu dipilih Allah untuk menjadi sarana kelahiran damai itu,tetapi pada saat itu situasinya tidak menguntungkan.

“Bapak ibu tau kita punya pacar atau isatri yang belum kita sentu tiba-tiba hamil maka sudah pasti reaksi kita sebagai pacar atau suami sangat tidak menerimanya,”kata Walikota pada Acara Natal 9 Peremponang Negeri Hutumuri,yang berlangsung di lapangan Hutumuri,minggu (29/12/2019).

Lebih lanjut Walikota menyampaikan,pengorbanan dari Maria dan Yusuf untuk menerima kenyataan serta kabar baik ini,akhirnya mendatangkan/melahirkan damai yang menyertai semua umat manusia,peristiwa tersebut pada intinya kata kuncinya adalah pengorbanan.

“Kalau masayarakat di Leitimur Selatan (Letisel),ini tetap berkorban,maka sudah barang tentu cepat atau lambat pengorbanan ini akan mendorong kesejahteraan bagi kecamatan kita disini dan itu saya sampaikan adalah tidak lanjut dari refleksi singkat yang sisampaikan hamba Tuhan (Pendeta),”ungkap Walikota.

Adapun,Walikota mengatakan lagi tentang perayaan Natal bersama anak-anak dari sekolah Lentera yang menghibur anak-anak dengan Chrismas Dance dan ini memberikan ungkapan rasa syukur dari pada wujud Kota Ambon yang di nobatkan sebagai City Of Music tingkat dunia.

“Tanggal 30 Oktober itu UNESCO lembaga internasional dibawa naungan PBB memberikan pengakuan bahwa memang kota yang patut disebut kota musik dunia,”jelas Walikota Ambon.

Ditambahkannya,ditetapkan kota Ambon sebagai kota musik dunia,karena semua orang di Ambon baik Salam maupun Sarane memiliki jiwa musik dan memiliki insting sebagai pemusik atau musikal yang otodidak.Hal itu diketahui jika orang Ambon disuruh nyanyi maka akan telihat merdu walaupun tanpa latihan.

“Tanpa latihan tapi kita lihat orang Ambon bisa menyanyi berarti itu yang disebut insting dan jiwa Ambon sebagai City Of Music,”tandas Walikota.

Adapun untuk diketahui,Walikota mengatakan penyanyi itu berdampak luar biasa terhadap pengurangan stress,memberikan umur panjang dan kedamaian maka tingkat kebahagiaan di Indonesia Maluku nomor dua (2).

Sementara itu,pada kesempatan yang sama Ketua panitia Natal 9 Peremponang Negeri Hutumuri Drs.Agus Ririmase AP.MSi,mengatakan,Peremponang Negeri Hutumuri adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang menemban misi pelayanan bagi seluruh anggotannya,dimana telah memiliki 9 Petemponang diantarany 5 di Jemaat Hutumuri,3 di Jemaat Toisapu dan 1 di Jakarta.

Adapun,masing-masing Peremponang melaksanakan aktivitasnya secara mandiri sesuai atauran dan ketentuan yang berlaku serta sebagai organisasi kemasyarakatan yang juga berada di bawa koordinasi dengan Peremponang setiap tahun merayakan Natal secara mandiri.

“Untuk itu kami sebagai panitia merasa tanpa dukungan dan bantuan dari basudara samua,maka kegiatan ini tidak dapat dilaksanakan,tagal itu kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus semoga Sang Juruslamat saat ini kita rayakan kelahirannya memberkati dan menolong hidup kita sekalian,”tutup Ririmase (PG-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *