Di Ambon Hilal Tidak Teramati Karena Cuaca Berawan
AMBON,PG.COM : Hilal tidak teramati karena pengaruh cuaca berawan,hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku M Yamin saat Vicon bersama Menteri Agama RI dan seluruh Kakanwil Agama se-Indonesia yang berlangsung di Karpan Ambon,Kamis (20/04)
“Karena kondisi cuaca hilal tidak terlihat, lantaran awan berawan ”
Hal itu merupakan hasil pantauan Kemenag Maluku bersama BMKG,turut hadir Walikota Ambon Bodewin Wattimena,Ketua MUI Maluku dan Ormas Islam.
Berdasarkan hasil pengamatan hari ini, hilal tidak berpotensi terlihat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sehingga diputuskan untuk menunggu keputusan dari Kemenag RI tentang waktu penetapan satu Ramadhan 1444 Hijriah
“Keberadaan kita pada titik koordinat -3,79 Lintang Selatan (LS) dan 128, 79 Bujur Timur bahwa waktu terbenam matahari pada pukul 19.00, 11 menit 43 detik dan bulan terbenam demikian waktu yang ada hingga saat ini menunjukkan tinggi hilal 3,755 derajat dengan umur bulan 16 jam dan 14 menit dan 45 detik,” jelasnya.
Kendala yang dialami saat memantau hilal, kata dia, posisinya tertutup oleh awan tebal.
Dengan demikian penentuan 1 Ramadhan 1444 hijriah akan menunggu hasil sidang isbat oleh Kemenag RI. (PG-02)
