Hadir dalam acara tersebut Sekda Provinsi Maluku, Ir. Sadeli. li , M. Si.
Ina Latu Maluku Ibu Widya Pratiwi, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Noor Faisal Achmad, S.E., Ak., M.Sc., Ph.D.
Direktur Samapta Polda Maluku, Kombes Pol Agus Pujianto, Kadis Ketahanan Pangan Maluku, Kadis Pariwisata Maluku, Kadis Perindag Maluku, Sekdis Perindag Maluku, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku.

Hadir pula Asprov PSSI Maluku,
Kabag Ops P. Ambon & P.P.Lease, Kompol Sarifudin, Pj Bupati Maluku Tengah Dr. Muhamad Marasabessy, SP. ST. M.Tech diwakili Asisten III, Kadis Pariwisata Maluku Tengah Upulattu Desa Tulehu, Urian Ohorella, Camat Salahutu, Neniwati Seipala, Kapolsek Salahutu, Iptu Ismail.
Danramil 1504-04 Salahutu, Kapten Suriyanto, Direktur PT.Aneka Sumber Tata Bahari, Direktur PT. Peduli Laut Maluku,
Kepala SPBU Tulehu, Ketua dan Badan Saniri Negeri Tulehu.

Raja Tulehu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tamu undangan yang sudah menghadiri acara itu.

Saya selaku Raja Negeri Tulehu mengajak masyarakat negeri Tulehu untuk saling bahu-membahu untuk kemajuan Negeri Tulehu,” katanya.

“Saya tidak ingin ada kejadian seperti beberapa Minggu yang lalu yang mengakibatkan warga desa Tial meninggal Dunia untuk itu jangan terulang lagi. Untuk itu saya mengajak kita semua untuk saling bahu-membahu sebagaimana para Leluhur kita dengan semangat serta kekompakan membangun Negeri yang kita cintai ini,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Malteng yang di wakili Asisten III menyatakan pemerintah kabupaten bersyukur karena kegiatan Karnaval Abda’u dapat kembali dilaksanakan dalam rangka Idul Adha tahun ini.

“Atas nama pemerintah daerah saya sungguh mengapresiasi kegiatan ini, karena Karnaval Abda’u tidak saja menarik secara seremonial, tetapi lebih dari itu terselenggaranya kegiatan ini membuktikan bahwa selaku generasi yang hidup di jaman milenial, kita masih tetap mencintai tradisi lokal yang menjadi warisan para leluhur yang sangat kental dengan nilai-nilai, baik nilai adat, kegotongroyongan, keberanian, dan yang paling penting adalah nilai persaudaraan, persatuan dan kesatuan,” katanya.

Sekda Sadeli yang mewakili Gubernur Maluku dalam sambutannya menyatakan pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat negeri Tulehu, karena hingga saat ini masih mampu menjaga, memelihara dan mengembangkan warisan leluhur ini. Tradisi ini harus dijaga dan diwariskan ke anak cucu sebagai generasi penerus.

“Tradisi Abda’u mengandung nilai ibadah kepada Allah SWT yang harus mampu diinterpretasikan oleh masyarakat Muslim, terutama masyarakat Negeri Tulehu ke dalam hidup sehari-hari,” katanya.

Ke depan, lanjut Sekda, momen Abda’u ini harus dikemas dengan lebih menarik lagi sehingga memberikan daya pekat dan tarik sendiri sebagai modal sosial kultural, berbasis kearifan lokal yang memberikan dampak ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Perayaan Idul Adha dan Karnaval Abda’u Negeri Tulehu juga diisi beberapa atraksi Hadrat,.Kaul Negeri/Kaul Abda’u, Tarian Pattimura,Tarian Sahu Mana, Nabi Ibrahim Lembe-Lembe,Tulehu Tempo Dolo, Debus,Tarian Kurbane, Rumah Tauw-RumahTauw. (YB)