Ivent Lanjutan BI Maluku Targetkan Lebih Banyak UMKM Terlibat

AMBON, PG. COM : Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku menargetkan keterlibatan lebih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam event lanjutan yang akan digelar pada semester kedua tahun 2026, ucap Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Dhita Aditya Nugraha kepada wartawan di lokasi pelaksanaan Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026 di Pattimura Park, Kota Ambon, Jumat (17/04/2026).

Menurutnya event lanjutan tersebut akan dikemas dalam kegiatan bertajuk Maluku Manggurebe dengan skala yang lebih besar dibandingkan kegiatan sebelumnya.

Langkah ini diharapkan mampu memperluas peluang promosi bagi UMKM sekaligus memperkuat sektor perdagangan di daerah.

“Nanti juga di semester kedua akan ada lagi yang Maluku Manggurebe, acaranya akan lebih besar dan akan melibatkan lebih banyak lagi UMKM,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Salam Fest dan Digifest 2026 telah melibatkan sekitar 30 pelaku UMKM serta delapan lembaga dan perbankan. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka secara lebih luas kepada masyarakat serta meningkatkan jaringan pemasaran.

“Saat ini di sini ada 30-an UMKM, kemudian ada delapan lembaga dan perbankan. Mudah-mudahan dari sini bisa membantu UMKM yang di sini,” ujarnya.

Selain memperluas keterlibatan UMKM, BI Maluku juga terus mendorong digitalisasi usaha sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pelaku usaha. Penggunaan teknologi digital dinilai mampu membantu pelaku UMKM dalam mengelola transaksi secara lebih tertib dan memisahkan pencatatan keuangan usaha dari kebutuhan pribadi.

“Kami juga konsen bagaimana UMKM itu bisa naik kelas dan memanfaatkan teknologi. Transaksinya bisa lebih lancar karena menggunakan digital, tercatat dengan baik antara pengeluaran dan pemasukan sehingga tidak bercampur dengan kebutuhan pribadi,” pungkasnya.

Lebih lanjut, penyelenggaraan event lanjutan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan di Maluku. Dengan meningkatnya jumlah UMKM yang terlibat, peluang peningkatan penjualan produk lokal diharapkan semakin terbuka sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Ketika kita menyiapkan sebuah event seperti ini, tentunya diikuti dengan peningkatan penjualan. Dengan peningkatan penjualan, produktivitas meningkat dan kami harapkan pertumbuhan ekonomi juga ikut meningkat,” harapnya (PG-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *