ASCART Modified Expo 2026 Dorong Kreativitas Komunitas Otomotif Maluku
AMBON,PG.COM : Pelaksanaan ASCART Modified Expo 2026 di Taman Budaya Ambon, Sabtu (16/05/2026), mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Provinsi Maluku yang juga Ketua DPW Perindo Provinsi Maluku.
Event otomotif tersebut dinilai menjadi ruang positif bagi komunitas mobil dan motor untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat solidaritas antar penggiat otomotif di Maluku.
Dalam sambutannya, ia menilai ASCART Modified Expo tahun ini tampil lebih lengkap dibanding pelaksanaan sebelumnya.
Tidak hanya menghadirkan kendaraan modifikasi, event tersebut juga melibatkan fotografer, tata suara, hingga penilaian detail terhadap konsep modifikasi kendaraan yang dipamerkan peserta.
“Kita kalau berbicara tentang motor tentunya ada grade-nya juga. Saya rasa bahwa ini lengkap pada hari ini. Berbeda dengan event yang kemarin, sekarang ada fotografer, sound system juga masuk, penilaian terhadap bagaimana modified-nya mobil,” kata Ketua DPW Perindo Provinsi Maluku itu.
Ia mengatakan, dunia modifikasi kendaraan membutuhkan biaya besar dan pemeliharaan yang tidak sedikit. Karena itu, menurutnya, event seperti ASCART Modified Expo menjadi bukti keseriusan para penggiat otomotif dalam mengembangkan hobi mereka secara positif dan produktif.
“Saya melihat bahwa banyak juga mobil-mobil yang baik dan bagus. Ini bukan biaya sedikit sebenarnya. Yang namanya modified mobil ini perlu biaya yang besar dan perlu pemeliharaan juga. Saya memberikan apresiasi kepada panitia dan gagasan daripada ASKAR bahwa event ini bisa terlaksana,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan otomotif tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi wadah pembinaan komunitas agar generasi muda memiliki aktivitas yang lebih terarah. Ia menilai event tersebut mampu menciptakan ruang kebersamaan dan mengurangi aktivitas negatif di luar lingkungan komunitas.
“Event ini untuk memberikan kontribusi kepada seluruh penggiat mobil dan motor dalam memberikan kelebihan dan apa yang mereka miliki. Jadi ajang ini bukan ajang di mana kita melihat siapa menang dan siapa kalahnya, tapi tentunya bisa memberikan kontribusi pikiran kita bersatu,” katanya.
Ia berharap ASCART Modified Expo dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak komunitas otomotif kreatif di Maluku. Bahkan, ke depan kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi event otomotif berskala nasional yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya berharap bahwa dengan event ini muncul lagi penggiat-penggiat otomotif yang lain dan mungkin saja ke depan ada event lebih besar daripada ini. Harapan saya bukan hanya skopnya di Maluku, tetapi seluruh Indonesia bisa datang di Maluku untuk mengikuti event ini. Sehingga Maluku ke depan bukan menjadi Maluku yang tertinggal, tetapi Maluku yang punya juga potensi ke depan,” tuturnya. (PG-01)
