Trompela Cup 2026 Hadirkan Semangat Sportivitas dan Kebersamaan di Ambon

AMBON, PG.COM : Trompela Cup Harmoni Maluku 2026 resmi digelar di Taman Budaya Provinsi Maluku sebagai wadah pengembangan seni musik tiup sekaligus ruang memperkuat nilai sportivitas dan kebersamaan di kalangan generasi muda Maluku, hal ini diungkapkan Ketua Tim Pelaksana Trompela Cup, William Latumanuwy dalm laporannya pada pembukaan Trompela Cup 2026,yang berlangsung di Taman Budaya Kapan Ambon, Rabu (27/04/2026)

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Mei 2026 itu diikuti sebanyak 22 peserta dari berbagai komunitas dan kelompok musik di Kota Ambon dan sekitarnya.

William mengatakan ajang tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan persaudaraan antarpeserta.

Menurutnya, setiap penampilan yang dibawakan peserta mencerminkan dedikasi, latihan, dan kecintaan terhadap seni musik yang tumbuh di tengah masyarakat Maluku.
“Setiap hembusan napas yang rekan-rekan alirkan ke dalam terompet bukan sekadar bunyi, melainkan cerita tentang latihan, dedikasi, dan kecintaan terhadap musik. Bagi kami, seluruh peserta yang berdiri di panggung hari ini sudah merupakan pemenang.” katanya.

Rangkaian kegiatan Trompela Cup Harmoni Maluku 2026 meliputi opening ceremony, babak penyisihan, final lomba, penampilan hiburan dan kolaborasi musik, hingga pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Ambon, PT Bank Maluku Malut, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku, serta berbagai komunitas seni dan sponsor lokal.

William menegaskan, tujuan utama pelaksanaan Trompela Cup adalah mendukung pengembangan bakat seni generasi muda, memperkuat kecintaan terhadap musik tiup, serta membangun semangat sportifitas dan kolaborasi antar komunitas musik di Maluku. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan musisi muda yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki karakter dan semangat persaudaraan.

“Keindahan musik lahir dari harmoni, bukan dari persaingan semata. Menang adalah kebanggaan, tetapi belajar dan menghargai proses adalah kematangan. Hari ini mungkin panggung kompetisi, tetapi sejatinya ini adalah panggung kebersamaan.” ujarnya.

Pelaksanaan Trompela Cup Harmoni Maluku 2026 sekaligus mempertegas komitmen Ambon sebagai kota musik yang terus mendorong tumbuhnya kreativitas anak muda melalui ruang-ruang seni yang positif dan inklusif.

Festival tersebut diharapkan menjadi agenda budaya yang mampu memperkuat identitas musik Maluku sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat melalui harmoni nada dan kebersamaan, harapnya (PG-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *