Kapolsek Nusaniwe Beri Himbauan di Acara Resepsi Pernikahan
AMBON, PG. COM : Kapolsek Nusaniwe Jhon Anakotta memberikan himbauan pada acara resepsi pernikahan Aron De Lima & Jen Lerick yang berlangsung di Dusun Tuni, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon,Kamis (09/07 2026).
Kapolsek Nusaniwe mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Nusaniwe.
“Yang selalu saya ingatkan adalah bahwa Nusaniwe saat ini sudah aman. Mari kita jaga bersama kondisi ini. Keamanan yang kita rasakan hari ini bukan datang begitu saja, bukan pemberian siapa pun, tetapi hasil kerja keras kita semua..
Karena itu, mari kita pertahankan. Sebab kalau suatu wilayah aman dan nyaman, yang paling merasakan manfaatnya adalah masyarakat, bukan polisi.
Masyarakat bisa tidur dengan tenang, bekerja, beraktivitas, dan menjalani kehidupan tanpa rasa takut.
Lalu siapa yang bisa menciptakan kondisi itu? Jawabannya adalah masyarakat sendiri, bukan orang lain.
Untuk itu, kalau ada persoalan antarindividu, selesaikanlah secara pribadi. Jangan membawa-bawa suku atau kelompok. Saya kira masyarakat Nusaniwe sudah sangat memahami hal itu.
Saya sudah bertugas paling lama di Nusaniwe, sudah enam tahun. Mari kita terus bergandengan tangan menjaga Nusaniwe agar tetap aman dan damai.”
Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga memberikan nasihat kepada kedua mempelai.
“Hari ini saudara berdua telah dipersatukan dalam ikatan pernikahan. Ingatlah bahwa membangun rumah tangga bukan perkara mudah. Rumah tangga itu ibarat kapal yang berlayar dari Ambon menuju Banda atau Tual, menghadapi gelombang tinggi dan arus yang kuat.
Karena itu, tanggung jawab tersebut harus dihadapi bersama. Jangan pernah mundur menghadapi setiap tantangan. Seberat apa pun persoalan yang datang, hadapilah bersama. Jangan lagi melihat ke belakang atau mengingat masa lalu. Kini kalian sudah menjadi satu, tataplah masa depan agar rumah tangga yang dibangun menjadi keluarga yang kuat, harmonis, dan bahagia.”
Kapolsek juga berpesan kepada para orang tua dan mertua agar tidak terlalu mencampuri kehidupan rumah tangga anak-anak mereka.
“Saya selalu menyampaikan pesan ini di setiap acara pernikahan. Banyak laporan perceraian yang kami tangani di kepolisian salah satu penyebabnya adalah karena orang tua atau mertua terlalu banyak mengintervensi rumah tangga anak-anaknya.
Karena itu saya meminta kepada para orang tua dan mertua, cukup berikan saran dan masukan yang baik, tetapi jangan terlalu mencampuri urusan rumah tangga mereka. Biarkan mereka belajar berdiri di atas kaki sendiri.
Saya yakin pasangan yang baik tidak akan melupakan orang tuanya. Mudah-mudahan hal seperti itu tidak terjadi di sini.
Mari kita semua sebagai masyarakat memberikan dukungan agar keluarga baru ini dapat membangun rumah tangga yang harmonis dan langgeng tutupnya (PG-01)
