Dari Pelosok Maluku, Warga dan TNI-Polri Bentangkan Merah Putih 500 Meter
AMBON, PG.COM : Semangat kemerdekaan Republik Indonesia berkibar kuat dari pelosok kepulauan Maluku. Warga Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, bersama personel TNI-Polri dan sejumlah unsur terkait membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang kurang lebih 500 meter di kawasan Pantai Dusun Naira, Senin (17/8/2026).
Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar di negeri pesisir tersebut.
Pembentangan bendera dilakukan secara gotong royong. Warga, para siswa, serta personel TNI-Polri mengambil bagian dengan memegang dan membentangkan kain Merah Putih mengikuti garis pantai. Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., turut hadir dalam rangkaian kegiatan sekaligus memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Kehadiran masyarakat dalam aksi tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
“Pembentangan Merah Putih ini merupakan wujud kecintaan kita kepada masyarakat sekaligus simbol kebersamaan.
Kita ingin hadir dan menyentuh masyarakat hingga ke pelosok-pelosok dan wilayah batas, sehingga semangat keadilan dan kebersamaan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han.
Menurut Pangdam, kegiatan di wilayah pelosok memiliki makna penting karena pembangunan kebersamaan dan nasionalisme harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, kehadiran TNI bersama masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan upacara, tetapi juga melalui aktivitas yang memberikan manfaat secara langsung.
Rangkaian peringatan di Aboru turut diisi berbagai perlombaan serta pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat.
“Diharapkan kegiatan ini betul-betul bermanfaat dan dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat. Kita ingin rasa keadilan, kebersamaan, dan kecintaan kepada masyarakat itu terus dibangun melalui kegiatan-kegiatan yang menyentuh kebutuhan mereka,” ujarnya.
Bentangan Merah Putih sepanjang 500 meter di Pantai Naira akhirnya menjadi simbol kuat HUT ke-81 RI dari Aboru.
Ditengah karakter geografis Maluku yang terdiri atas gugusan pulau dan wilayah pesisir, aksi tersebut memperlihatkan bahwa jarak dan keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meneguhkan nasionalisme.
Dari Pulau Haruku, warga bersama TNI-Polri mengirim pesan sederhana namun tegas: Merah Putih tetap menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.(PG-01)
