Kodaeral IX Gelar Bintal Penguatan Ideologi Pancasila

AMBON PG. COM : Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX terus memperkuat karakter, integritas, dan ketahanan mental prajurit melalui Pembinaan Mental (Bintal) Fungsi Komando dengan materi penguatan ideologi Pancasila.

Kegiatan yang diikuti seluruh prajurit Kodaeral IX tersebut berlangsung di area Dermaga Beaching depan Lapangan Apel Mako Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Kamis (24/9/2026).

Bintal kali ini mengusung tema “Penguatan Ideologi Pancasila Pasca Reformasi” dengan materi disampaikan oleh Koorsmin Kodaeral IX, Kolonel Marinir Akhmad Mukhroji dihadiri para PJU Dankodaeral lX dan Kasatker Kodaeral lX.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya satuan untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas kedinasan.

Selain itu, kegiatan diarahkan untuk membangun kesadaran prajurit agar tetap memiliki keteguhan ideologi, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bagian dari alat pertahanan negara.

Kolonel Mukhroji sebagai Pemateri menegaskan, bahwa pembinaan mental dan pemantapan ideologi Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk prajurit yang berkarakter dan berintegritas.

“Pancasila merupakan landasan moral dan pedoman utama bagi setiap prajurit TNI AL. Melalui pembinaan mental ini, diharapkan seluruh prajurit Kodaeral IX senantiasa menjaga kesetiaan, disiplin, serta dedikasi dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Menurutnya, dinamika perkembangan zaman pasca-Reformasi menuntut prajurit tidak hanya memiliki kesiapan fisik dan kemampuan operasional, tetapi juga ketahanan mental serta pemahaman ideologi yang kuat.

Hal tersebut lanjutnya, penting agar setiap prajurit Kodaeral lX mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.

Dalam pemaparannya, Kolonel Mukhroji juga menekankan pentingnya merevitalisasi dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan prajurit. Pembahasan juga mencakup tantangan ideologi di era modern serta pentingnya sikap profesional, tertib, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Selain memperluas wawasan kebangsaan, kegiatan Bintal tersebut menjadi ruang bagi prajurit untuk membangun kesadaran bersama dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu soliditas personel maupun satuan.

Melalui pembinaan mental yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Kodaeral IX berkomitmen membentuk prajurit yang tangguh dalam pelaksanaan tugas, sekaligus memiliki integritas moral, kesadaran hukum, disiplin, dan nasionalisme yang kuat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *