Percepat Operasional Koperasi Merah Putih, Mabes TNI Turun Langsung ke Daerah

BOJONEGORO, PG.COM : Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menerjunkan tim ke berbagai wilayah di Indonesia selama dua pekan untuk melaksanakan verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan koperasi sekaligus mendorong percepatan operasionalisasi sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.

Salah satu pelaksanaan verifikasi berlangsung di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Tim Mabes TNI melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan bangunan, sarana dan prasarana, ketersediaan barang dagangan, gudang penyimpanan, armada distribusi, serta sumber daya manusia.

Tim juga berdialog dengan pengurus koperasi, perangkat desa, dan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan serta kendala yang masih dihadapi di lapangan.

Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina yang tergabung dalam tim tersebut mengatakan, hasil sementara menunjukkan sejumlah KDKMP telah memenuhi kebutuhan bangunan dan fasilitas pendukung.

Menurutnya beberapa koperasi masih perlu mempersiapkan tenaga pengelola, termasuk manajer dan karyawan, serta melengkapi komoditas yang akan diperdagangkan.
“Secara umum, kesiapan sarana dan prasarana di sejumlah lokasi sudah terpenuhi.

Namun, masih ada koperasi yang dalam tahap menyiapkan sumber daya manusia, baik manajer maupun karyawan, serta melengkapi komoditas yang akan diperdagangkan,” kata Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina.

Menurut Said, percepatan operasionalisasi KDKMP harus disertai tata kelola yang baik, pelayanan berkualitas, ketersediaan barang secara berkelanjutan, serta harga yang kompetitif. Pengawasan terhadap penyaluran barang bersubsidi juga harus dilakukan sesuai ketentuan. Selain itu, kerja sama dengan petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelaku usaha lokal perlu diperkuat agar koperasi dapat menjadi saluran pemasaran produk desa sekaligus memperluas akses pasar bagi masyarakat.

“Yang perlu kita dorong bukan hanya kesiapan bangunan, tetapi juga bagaimana koperasi ini dapat beroperasi dengan baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga kesinambungan pasokan barang, serta menawarkan harga yang kompetitif,” katanya.

Melalui verifikasi dan validasi tersebut, Mabes TNI berupaya memperoleh gambaran objektif mengenai kesiapan setiap koperasi, termasuk kendala yang perlu ditangani sebelum operasional berjalan optimal.

Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar untuk mempercepat pengoperasian KDKMP secara lebih terarah.

Dengan dukungan fasilitas memadai, pengelola kompeten, tata kelola yang transparan, dan rantai pasok yang kuat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, membuka peluang usaha, serta memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. (PG-01)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *