Hilang Kontak di Perairan SBT, Longboat berpenumpang lima orang berhasil ditemukan

AMBON, PG. COM : Kantor sar Ambon menerima informasi dari Bapak Muhamad Ismail Kelilauw, S.Pd.I (Plt. Camat Pulau Gorom) melaporkan bahwa pada tanggal 23 Oktober 2026 pukul 08.00 wit, 5 orang warga Desa Gorom berangkat dari Pulau Gorom menuju Pulau Kon menggunakan longboat untuk mencari ikan.

Pada tanggal 26 Oktober pukul 12.00 wit mereka bertolak dari Pulau Kon kembali menuju Pulau Gorom namun sampai saat ini belum tiba dan hilang kontak. Keluarga korban dan masyarakat telah melakukan pencarian namun korban belum ditemukan dan selanjutnya meminta bantuan SAR.

Koordinator USS Bula Sukri Patty menyampaikan “Usai kami terima informasi tersebut sekitar pukul 10.35 wit, Tim Rescue USS Bula menggunakan RIB dikerahkan menuju Perairan Pulau Gorom dengan Jarak ± 75 mil laut dan Heading 136° arah Tenggara dari USS Bula guna melaksanakan Operasi SAR.

Pukul 12.34 wit, Tim SAR Gabungan menerima info dari Masyarakat Pulau Gorom bahwa pada pukul 11.00 wit 5 orang korban yang sebelum hilang kontak berhasil ditemukan disekitar perairan Tanjung Desa Namalean dan sudah di evakuasi oleh Nelayan setempat menggunakan motor ikan menuju ke Desa Aroa Pulau Gorom dalam keadaan selamat.

Selanjutnya sekitar pukul 12.40 wit, Tim SAR Gabungan menerima informasi lanjutan bahwa seluruh korban telah tiba di Desa Aroa Pulau Gorom dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sukri menambahkan, faktor kabut asap yang masih menyelimuti Perairan Maluku menjadi pemicu para korban hilang arah hingga hanyut. Syukur alhamdulillah berkat kerjasama seluruh Unsur Potensi para korban cepat ditemukan dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Data Korban :
1. Asis Rumalean (L)
2. Jama Rumanama (P)
3. Rehan (L)
4. Raffi (L)
5. Alkafi (L)

Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya, USS Bula, Polairud Polres SBT, Polairud Polda Maluku, Pos AL Bula, dan Masyarakat .

Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya RIB USS Bula dan Longboat Masyarakat.

Cuaca dilapangan dilaporkan Berkabut,
Angin Utara hingga Barat Laut kecepatan 18 Knots dan Tinggi Gelombang 1,25 Meter.

Dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi dalam keadaan selamat maka Ops SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *