Ribuan Warga Padati Festifal Teluk Ambon

AMBON,PELAGANDONG.COM
Ribuan masyarakat kota Ambon padati Festival Teluk Ambon yang di buka secara resmi oleh Gubernur Maluku Murad Ismail di pattimura park, Minggu (18/8).

Pembukaan festival ini bagian dari serangkaian Pesta Teluk Ambon di meriahkan dengan tampilnya 10 band asal kota ambon juga ada pameran dari puluhan stand dari OPD lingkup Pemprov Maluku juga dari organisasi sosial pemerhati lingkungan.

Warga terlihat antusias memadati stand-stand untuk melihat kerajinan maupun keunggulan dari masing-masing dinas, badan dan kantor yang di pamerkan.
Hujan yang menguyur tidak menyurutkan niat masyarakat menyaksikan pameran dan juga atraksi hiburan dari band yang tampil.

Gubernur juga tidak ketinggalan untuk membakan lagu kesukaan “Bento” dan di ikuti oleh ribuan masyarakat yang hadir.
Masyarakat bahka ikut bernyanyi bersama orang nomor satu di Maluku.
Usai membawakan lagu, dirinya meminta kehadiran Kapolda Maluku Irjen Boyke Lumowa dan beliau membawakan lagu barat I Started a Joke.

Sebelumnya Gubernur dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini akan dijadikan kegiatan rutin setiap bulan.

“Setiap minggu masyarakat bisa menyanyi di areal Patimura Park. Kalau Pemkot Ambon tak punya uang minta ke saya kita akan biayai untuk menghibur masyarakat,” kata Murad.

Selama ini pariwisata Maluku padahal obyek wisata di Maluku sangat banyak.
Ada tuju obyek wisata yang perlu diangkat, menurutnya ini bisa memarik wisatawan.

“Jadi saya balik ke Maluku ingin Maluku bangkit dan sejajar dengan provinsi lain,” tegasnya.
Ditambahkan banyak orang Maluku yang pintar dan punya jabatan tapi hanya bisa bicara di luar. Kalau boleh datang ke Maluku duduk bersama bicara majukan Maluku.
Sementara itu Staf Khusus Kementerian Pariwisata Braseno Aria mengatakan Ambon, Provinsi Maluku merupakan salah satu prioritas di Kementerian Pariwisata dengan target wisatawan di tahun 2019 mencapai 17 juta wisatawan.

” Maluku memiliki banyak sekali keindahan bayari yang tetarbar merata di seluruh provinsi sehingga target 17 ribu wisatawan bisa terpenuhi,” tegasnya.

Dirinnya berharap event ini masuk kalender Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata di tahub 2020 mendatang (PG-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *