Gempa 6,8 SR Di Ambon,Warga Panik Dan Mengungsi

AMBON,PELAGANDONG.COM: Gempa berkekuatan 6,8 SR mengguncang Kota Ambon,Warga panik dan mengungsi ,Kamis (26/09/2019).

Sejumblah warga di pesisir Negeri Hukurila, Leahari, Rutong dan Hutumuri Kota Ambon, Kecamatan Leitimur  panik dan mulai mengungsi usai  gempa yang terjadi 6,8 SR pada pukul 8.47 Wit.

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan,bukan hanya warga Leitimur selatan namun juga waga Kota Ambon berhamburan keluar rumah mereka mencari tempat yang tinggi untuk mengungsi dan adapun yang telah mendirikan tenda-tenda bagi keluarganya

Bukan saja itu ,sejumlah siswa yang berada di sekolah menangis histeris saat gempa terjadi dan berlari dan berhamburan keluar ruangan kelas dan mencari tempat yang aman .

Guncangan gempa turut dirasakan di Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),dan Maluku Tengah.

Lokasi gempa berada di 3.38 LS,128.43 BT (40 km TimurLaut AMBON-MALUKU),  dengan kedalaman 10 Km.

“Gempa paling kuat, kita semua lari keluar dari rumah,” kata sejumlah warga Negeri Leahari.

Dari data sementara yang dihimpun ,sejumlah bangunan Dampak yang timbul pasca Gempa Bumi antara lain Retaknya Sambungan Jembatan Merah Putih (JMP) ,Kerusakan pada Gedung Rektorat dan Audiotorium Universitas Pattimura (Unpatti)  Gedung Kampus Unpatti jurusan Kehutanan
,2 unit Rumah milik warga desa Toisapu Kecamatan Letisel mengalami rusak Berat,1 unit Pasar Apung di Negeri Pelau Kabupaten Maluku Tengah ,Retaknya Jalan utama menuju dermaga Ferry Desa Liang, kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah,kerusakan pada Kampus IAIN dan mengakibatkan 1 org luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat, kerusakan pada 1 buah Masjid di Gunung Malintang Kota Ambon

Selanjutnya Kerusakan pada 1 unit Rumah masyarakat di Hative Kecil Kota Ambon,kerusakan bagian Plafon Gedung BLK, kerusakan pada Gedung Kantor Badan Ketahanan Pangan Provinsi Maluku , Gedung Gereja Rehoboth ,Gedung Kantor Dinas Sosial Provinsi Maluku dan bangunan Mal Citi Mal.

Sementara 3 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan
an diantaranya Djamila Lasaiba (dirawat pada RS terdekat),Gamar Assagaf (dirawat pada RS terdekat),1 Orang warga dusun Wailusun Desa Waai Kab. Maluku Tengah ,bukan saja itu dapun Korban Meninggal Dunia  Narti dan  Frans Masi

Hingga berita ini di publikasikan, gempa sebanyak 9  guncangan ,kondisi Pantai letisel bahkan Kota Ambon masih terpantau aman,ketinggian muka air laut masih normal dan tidak ada gelombang yang cukup signifikan (PG-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *