Tamaela Minta Pemerintah Negeri  Passo Buat Perneg

AMBON,PG.COM : Sudah Tiga Penjabat  bergantian menjadi Penjabat Negeri Passo selama Lima tahun,oleh karena itu,Wakil Ketua Kimisi I DPRD Kota Ambon Mourits G Tamaela minta Pemerintah Negeri  Passo, kecamatan Baguala, Ambon segera membuat Peraturan Negeri (Perneg),ugkap Tamaela kepada Wartawan di Balai rakyat,bekakang Soya  ,Jumat (23/11/2019)

Perneg ini berguna mendukung percepatan proses pemilihan atau pelantikan Raja difiniif untuk menjawab keresahan masyarakat negeri Passo yang menantikan adanya raja definitif.

“Persoalan warga Passo yang menuntut adanya raja definitif, akan menjadi gumulan bersama DPRD Kota Ambon. Ini sudah berlangsung cukup lama yang mana Passo dipimpin tiga penjabat berbeda. Terkait tuntutan ini, selaku mitra yang mengawasi jalannya pemerintahan, kita memandang hal ini perlu didesak secepatnya,” tandas Morist.

Politisi Nasdem ini menyebutkan, komisi akan tetap bersandar pada aturan dan sesuai perda yang sementara digodok untuk penomoran SK oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Sehingga ketika diturunkan akan langsung dilaksanakan. Sehingga dari sudut penerapan perda tersebut, apa yang menjadi tuntutan warga dapat segera diselesaikan.

Akan tetapi, dirinya juga menghimbau agar masyarakat dapat bersabar diri sehingga seluruh tuntutan dapat dipenuhi di tahun ini.

“Kami himbau agar warga tetap bersabar dan tuntutan dalam tahun ini harus direalisasikan. Dan ini tergantung dari kesiapan pemerintah negeri setempat, dalam hal ini pihak Saniri untuk secepatnya membaut perneg untuk mendukung percepatan proses pemilihan atau pelantikan. Kita sudah koordinasi dengan Pemkot, dan mereka siap. Jika Perneg selesai akan dipercepat untuk pelantikan,” cetusnya.

Ia menambahkan, komisi telah mempertanyakan persoalan ini dengan pihak Pemkot Ambon, yakni bagian pemerintahan dan hukum yang sementara berproses,sehingga Komisi secara kelembagaan akan mendorong Pemerintah Kota Ambon, untuk bisa mengawal persoalan ini dipercepat.

“Tidak ada persoalan dimasyarakat maka jangan diperlambat. Ini terkait raja definitif untuk menjalankan roda pemerintahan di negeri Passo. Kita akan upayakan, agar tidak ada kepentingan apapun, dan akan didukukung sesuai regulasi. Intinya di Perneg, jika selesai maka langsung dijalankan tanpa kepentingan politik dan lainnya. sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,”ucapnya (PG-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *