Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi

AMBON,PG.COM : Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tenggah tertinggi cukup memprihatinkan.

Sebanyak 36 kasus yang ditangani Yayasan Gasira pada tahun 2019 ini yang paling terbanyak 27 kasus prncabulan bagi anak dari usia 4 tahun sampai 16 tahun ,selain itu bermacam-macam kasus deoerti ,kekerasan (KDRT) hingga pencabulan dan yang lainnya,”ungkap Ketua Yayasan Gasira Maluku Dr. Elizabeth (Lies) Marantika kepada Pers di Ambon, Sabtu (1/12/2019).

menyusul kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dan anak yang telah di lounching oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Ny. Widya Murad Ismail belum lama ini.

Menurutnya, Yayasan Gasira merasa penting untuk menyiapkan ruang bersama-sama dengan para jurnalis di Maluku, karena lewat jurnalis segala aktivitas pembelaan terhadap kekerasan perempuan dan anak yang dilakukan oleh Gasira bisa terekspose, dan menjadi edukasi kepada masyarakat di daerah ini.

“Kami merasa penting untuk punya ruang khusus dengan teman-teman pers karena semua kegiatan kami bisa terekspose sebagai alat edukasi bagi masyarakat,” ucapnya.

Gasira berterima kasih kepada Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Ny. Widya Murad Ismail, yang merespons dengan baik saat Gasira melakukan audience baru-baru ini.

Sebagai istri Gubernur Maluku Ibu Widya mendorong Yayasan Gasira, untuk berbuat sesuatu yang positif kepada perempuan dan anak di Maluku.

“Dengan adanya dukungan positif dari Ibu Widya maka tentu memberikan penguatan bahwa, semakin banyak orang memberikan perhatian terhadap isu kekerasan perempuan dan anak di Maluku,” katanya (PG-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *