BMKG dan BPBD Imbau Masyarakat Jangan Panik Hadapi Gempa

AMBON,PG.COM : 
Gempa 5,6 magnitudo mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya pada tanggal 26 September 2019 kini masih ada gempa susulan,oleh karena itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku himbau Masyarakat jangan panik hadapi Gempa,hal ini diungkapkan petugas BMKG Sapartoyo dalam Sosialisasi mitigasi Bencana di Baileo Negeri Sila Kecamatan Nusalaut,Kabupaten Maluku Tenggah,Sabtu (21/12/2019).

Sapartoyo menjelaskan gempa yang terjadi ini Provinsi Maluku ini sangat Kompleks merupakan gerakan bumi yang terjadi di Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah rawan gempa karena terletak pada pertemuan tiga lempeng besar yakni Pasifik, Indo Australia dan Eurasia.

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan dan pusat patahan di antaranya berada di Laut Ambon dan SBB.

Gempa yang terjadi di Maluku ini tidak berpotensi Tsunami,hingga kini terhitung tanggal 21 agustus gempa susualan telah mencapai  2772 kali ,dan  gempa yang dirasakan 336 kali.

Sapartoyo menambahkan,pihaknya telah buat pengamatan khusus dan di temukan pada tanggal 26 Desember akan terjadi Fenomena astronomi/fenomena matahari cincin,jadi Masyarakat jangan panik ketika melihat fenomena Alam tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang  (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Berty Simaela mengatakan Bencana dan fenomena Alam lainnnya tidak bisa di predikisi oleh siapapun ,karena semua yang terjadi karena kuasa Tuhan.

“tidak seorangpun yang bisa memprediksi kapan datang dan berhentinya Gempa yang terjadi di Dunia ini,khususnya di Proinsi Maluku “pungkasnya.

Dia mengajak Masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan berita Hoaks/isu-isu yang nantinya membuat Masyarakat panik dan akan mengakibatkan ketakutan yang berlebihan sehingga terjadi hal-hal yang merugikan diri kita sendiri.

Informasi yang di dengar janganlah lagsung di percaya tetapi harus di konvirmasi dulu kebenarannya itupun harus dari sumber infomasi yang punya tupoksi di bidang tersebut,contoh,kalau info terkait gempa itu bersumber dari BMKG

Dilokasi yang sama Penjabat Negeri Sila Hengki Tomasoa meberikan apresiasi kepada BMKG Ambon dan BPBD Provinsi Maluku,yang manah telah berkunjung langsung ke Negeri Sila untuk melihat kondisi alam yang terjadi di Negerinya.

Menurutnya kedatangan BMKG dan BPBD sangat dinantikan oleh Masyarakat Negeri sila ,dan melalui sosialisasi yang di berikan ini sangat bermanfaat bagi kami Masyarakat ,sehingga tidak adalagi kerguan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari

Tomasoa yang juga Sekertaris Kecamatan Nusalaut menilai Sosialisasi yang dilakukan oleh BMKG Ambon dan BPBD Provinsi Maluku sangatlah penting bagi Masyarakat Kami,sehingga ketika terjadi gempa lagi Masyarakat sudah tudak lagi merasa panik/takut

Oleh karena itu,untuk mendalami sosialisasi mitigasi bencana maka direncanakan Negeri sila akan membuat satu program kegiatan yang srmua biayanya akan di fasilitasi oleh Pemerintah Negeri, dan meminta kesediaan BMKG dan BPBD kembali untuk membantu kami.

“BMKG Ambon dan Juga BPBD akan kami undag lagi untuk berikan Sosialisasi Mitigasi bencana di Negeri tercinta ini “ujarnya (PG-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *