BLK Ambon Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tanggap Covid-19

AMBON,PG.COM : Untuk mencegah Corona virus Disease 2019 (Covid-19),maka Balai Latihan Kejuruan (BLK) Ambon,buka pelatihan berbasis kompetensi Tanggap Covid-19 Apparel jahit Baju Pelindung Diri (APD)/baju azmad dan masker yang berlangsung di aula BLK Ambon,Jumat (12/06/2020)

Kepala BLK Ambon Yulianti Matandung,S.Sos.MM, dalam arahannya mengatakan ,selama adanya pandemi Covid-19,yang berlangsung dari Maret samapai sekarang,maka Kementerian Ketenagakerjaan menurunkan program pelatihan menangani Covid-19,yakni Apparel kejuruan menjahit masker dan untuk menghasilkan APD berupa baju Hazmat,serta wastafel.

“Kami mendorong optimalisasi fasilitas BLK untuk dimanfaatkan dan guna melaksanakan pelatihan untuk pembuatan masker dan APD (baju Hazmat) serta pembuatan wastafel,”kata Matandung.

Adapun,kata Matandung,hasil dari jahitan baik masker,mapun APD (baju Hazmat) serta wastafel ini pihak BLK Ambon akan menyerahkan kepada Tim Gugus Tugas (Gustu) Penanganan dan Pencegahan Covid-19 provinsi Maluku maupun Gustu Kota Ambon.

Selain itu,arahan dari Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan bahwa hasil dari pelatihan ini selain diserahkan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota,namun juga diserahkan kepada yayasan-yayasan yang juga memerlukan masker dan APD tersebut,ujarnya.

“Ada 10 ribu masker,namun yang kami berikan itu hanya 500 masker yang sudah diberikan kepada Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon,mudah-mudahan besok bisa 100 sampai 200,yang nantinya kami akan  serahkan,”jelas Matandung.

BLK juga,bukan memberikan masker,APD dan wastafel ini kepada pemerintah saja,namun BLK Ambon juga akan memberikan kepada pihak pesantren dan gereja yang juga membutuhkan,sehingga sama-sama bersatu melawan Covid-19 ini.

Dijelaskannya lagi,pelatihan berbasis  kompetensi yang dilaksanakan BLK Ambon ini dilakukan secara instusional maupun non instusional dengan mengutamakan protokol kesehatan,seperti wajib memakai masker,menjaga jarak,hindari kerumunan dan terapkan pola hidup sehat.

“Dalam pelatihan ini kita bagi satu kelompok 16 orang yang fokus kita pada penanganan Covid-19, namun,juga ada 3 kejuruan lagi yang kita laksanakan yakni Apparel kejuruan kucking (masak-memasak) dan kejuruan Las,namun untuk kucking kita berharap para perserta ini akan kembali kemasyarakat untuk menjadi wirausaha baru,ucapnya (PG-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *