Berusia 75 Tahun Maluku Harus Mengejar Ketertinggalan

AMBON,PG.COM : Meski sudah berusia 75 tahun namun provinsi Maluku masih mengalami ketertinggalan dalam berbagai aspek kehidupan, walaupun merupakan salah satu dari delapan provinsi di Indonesia yang mendukung kemerdekaan 17 Agustus 1945,hal ini diungkapkan Aggota DPRD Provinsi Maluku Usaman Namakule ,di Blai Rakyat Karang panjang,Rabu (19/08)

“Secara umum Maluku membangun antar pulau, agar kepulauan yang ada di KKT dan MBD itu bisa maju. Khususnya juga di Kabupaten Maluku Tengah, persoala antar pulau juga harus didorong seperti Saparua, Haruku dan Nusa Laut, Pulau Tiran dan Kepulauan Ambon, serta Kecamatan salahutu dan leihitu mestinya bisa dikembangkan untuk kembali ke kearifan lokal masing-masing,”Ungkap Man Namakule Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai Perindo ini kepada wartawan.

Menurutnya, kearifan lokal ini harus ditegakkan bila dibandingkan provinsi Maluku dengan pulau Jawa dan Sumatera dengan Maluku. Maluku saat ini masih ketinggalan dengan usia 75 tahun, Provinsi Maluku saat ini harus bangkit dan mengejar ketertinggalan.

“Kita harus bisa sama sejajar dengan daerah lain yang ada di Indonesia, kita memiliki kearifan lokal yang banyak namun belum banyak yang diolah. Kekayaan alam Maluku sangat banyak jadi bagaimanapun kita harus mengolah agar lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku nantinya,”Katanya.

Dia menambahkan masyarakat Maluku harus mengikuti aturan Pemerintah Maluku khususnya Kota Ambon, karena sudah dua kali Ambon ditetapkan sebagai zona merah. (PG-02)

“Oleh karena itu masyarakat harus sadar dan mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh anjuran pemerintah baik itu provinsi maupun kabupaten atau kota,”Ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *