Jemaat GPM Leahari Rayakan HUT ke- 177

AMBON,PG.COM : Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) merayakan HUT ke-177 Tahun 2021 yang berlangsung di Gedung Gereja Anugerah ,Negeri Leahari Kecamatan Leitimur Selatan, Minggu (20/06/2021).

Dalam Ibadah syukuran perayaan Ultha tersebut jemaat berbusana Pakaian Ambon dan dalam liturgi pun menggunakan dialeg Ambon.

Usia 177 tahun bukan usia yang sadiki ,sampe oras ini Jemaat masih ada itu karena Tuhan pung bae ,ungkap Sekretaris Klasis (Sekla) Pulau Ambon Timur Veby Songupnuan melalui Khotbahnya

Dalam refleksi firman yang terambil dari kitab Ayub 37:1-24 mengajarkan kita tetap tenang dan jangan bersungut tapi harus selalu bersyukur dalam keadaan apapun,susah maupun senang ,karena semua kejadian yang terjadi itu karena kehendakNYA,didalam Firman katakan Tuhan tetap sayang kepada umat yang percaya kepadaNYA .

Ditambahkan ,Sejak Adam dan Hawa jatuh kedalam Dosa maka kita manusia pun hidup di dalam Dosa,tidak satupun Manusia .

Sesuai dengan cerita Orang Tua,kalau ada Cobaan yang datang,selalu ada pertolongan par Katong,jadi jangan takut ,tetaplah bersyukur atas Kemurahan Tuhan.

” Sekalipun Tuhan membuat sesuatu yang terjadi,namun kuasa Tuhan selalu nyata di dalam hidup Kita”.

Menurut Sekla ,sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam Dosa maka dari situlah kita sebagai tagal itu kalo kita susah dan sakit ,nikmati saja karena itu resiko jadi Manusia yang su jatuh dalam dosa yang tinggal di dunia.

Saat ini Kita hidup dalam Keadaan yang tidak nyaman ,kita di landa dengan berbagai persoalan Gempa maupun virus yang saat ini mendunia,oleh karena itu,Jemaat
Leahari dimainta untuk Hidu Nanaku (perhatikan) tanda-tanda Alam,karena alampun tetap berproses di contohkan seperti anak-anak yang mau tumbuh Gigi anak tersebut harus mengalami suhu tubuh yang panas.

Di usia 177 ini jemaat Leahari harus nanaku banyak hal,seperti nanaku kehidupan bergereja,berjemaat dan bermasyarakat

Songupnuan berharap ,Orang tua bisa mewarisi kehidupan yang baik, selalu mengajarkan anak-anak untuk nanaku kehidupan ini baik-baik ,jangan sampe Orang tua Nanala (terlena) dengan anak-anak punya mau.

Ditambahkan, kita Jangan nanala basodara samua harus tetap ikut protokol kesehatan karena ,Covid-19 datang tidak pake permisi jadi lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Minta Hikamat dari Tuhan agar dalam rencana apapun,Tuhan punya kasih sayang tinggal ponoh-ponoh dalam katong pung Hidop,oleh karena itu ,selalu bersyukur dan hidup baik-baik dengan sesama maka Berkat akan melimpah di dalam katong pung kehidupan (PG-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *