Telkomsel Salurkan Hewan Qurban Hingga ke Pelosok Negeri Maluku kebagian 22 Ekor

AMBON,PG.COM : Buka pintu kebaikan di Hari Raya Iduladha 1442 H/2021, Telkomsel sebagai leading digital telco company yang konsisten hadir di tiap fase kehidupan masyarakat, kembali menjalankan aksi berbagi manfaat melalui penyaluran hewan kurban bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program corporate social responsibility (CSR) yang pada tahun ini mengusung semangat #BukaPintuKebaikan, Telkomsel menyalurkan bantuan 906 ekor hewan kurban kepada sekira 56.200 penerima manfaat di sekira 800 lokasi hingga pelosok negeri.

Penyerahan hewan kurban yang terdiri dari 129 ekor sapi dan 777 ekor kambing tersebut dilakukan secara simbolis oleh Telkomsel secara virtual dan dihadiri oleh perwakilan penerima manfaat dari seluruh Indonesia pada (19/07).

Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, “Iduladha selalu menjadi momen yang tepat bagi Telkomsel untuk dapat kembali berkontribusi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia melalui penyaluran bantuan hewan kurban.

Khusus untuk wilayah Regional Maluku & Papua mendapatkan alokasi sebanyak 5 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Sementara itu, di wilayah Branch Ambon, hewan kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah masjid dan pondok pesantren yang berlokasi di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Tenggara, dan Kabupaten Maluku Tengah.

Upaya ini merupakan wujud nyata dari komitmen Telkomsel yang ingin terus membuka pintu kebaikan dengan berbagi dan memberikan dukungan bagi setiap lapisan masyarakat di segala kondisi, termasuk di masa pandemi yang penuh tantangan saat ini.

Pada momen Iduladha tahun ini, Telkomsel juga mengusung semangat gotong royong dengan menjalin kolaborasi bersama mitra-mitra strategis dalam menyediakan sekaligus mendistribusikan hewan kurban agar dapat membantu menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara menyeluruh.”

Mitra strategis yang menjadi bagian dari aksi kolaborasi bersama Telkomsel ini berasal dari ekosistem bisnis perusahaan, di antaranya komunitas kerohanian Islam Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), lembaga sosial terpercaya, yayasan, platform crowdfunding seperti KitaBisa.com, hingga startup digital Ternaknesia yang merupakan salah satu peserta program NextDEV Telkomsel sebagai penghubung UMKM peternak lokal.

Aksi kolaboratif tersebut dilakukan bukan hanya untuk memperluas cakupan penyaluran hewan kurban secara konvensional maupun digital, melainkan sebagai bagian dari upaya Telkomsel dalam membantu menguatkan ekonomi digital masyarakat secara inklusif melalui pemberdayaan UMKM peternak lokal.

Hendri lebih lanjut menambahkan, sejumlah bantuan hewan kurban juga berasal dari sumbangan karyawan Telkomsel. Keseluruhan bantuan hewan kurban ditargetkan dapat didistribusikan ke sejumlah masjid, rumah sakit, pesantren, lembaga sosial, panti asuhan, yayasan, hingga pemukiman masyarakat yang berada di sekitar wilayah kantor dan infrastruktur operasional Telkomsel di berbagai pelosok negeri.

Di tengah kondisi yang menantang seperti saat ini, sangat penting bagi masyarakat Indonesia dan para pemangku kepentingan agar dapat saling bahu-membahu dan saling berbagi dalam menebarkan manfaat. Untuk itu, melalui kegiatan ini Telkomsel senantiasa mengaktualisasikan komitmennya yang selalu berusaha membuka berbagai kesempatan untuk saling berbagi serta menebarkan manfaat bagi setiap lapisan masyarakat di segala fase kehidupan.

“Kami berharap, bantuan yang diberikan ini dapat membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat Indonesia yang memaknai Hari Raya Idul Adha dengan rasa syukur meski kita masih berada di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Melalui dukungan sosial ini, Telkomsel berharap dapat memberikan inspirasi dan memicu semangat bagi para penerima manfaat agar dapat bersama-sama bertahan dan berbagi untuk sesama. Bantuan ini pun diharapkan dapat meringankan tantangan ekonomi sosial yang dialami masyarakat di masa pandemi yang masih berlangsung saat ini.

Kedepan, Telkomsel akan terus berkomitmen memperkuat upaya kolaboratif dengan para pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju, menghadirkan semangat dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital dengan semangat gotong royong,” tutupnya. ( FM-09)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *