Pria 20 Tahun Ditemukan Tewas di Bawah JMP

AMBON,PG.COM : Penyebab kematian Firman alias La Tole, yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Merah Putih (JMP), Kota Ambon pada Kamis 19 Agustus 2021 sekira pukul 10.30 WIT, belum diketahui.

Sejumlah saksi saat ini tengah menjalani pemeriksaan guna mengetahui penyebab tewasnya pemuda 20 tahun yang berprofesi sebagai tukang ojek itu.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang, yang dihubungi mengatakan, dirinya belum menerima hasil visum dokter, apakah ada tidaknya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Namun, Kapolresta memastikan bahwa motif kematian korban bisa diketahui, paling lambat, Jumat, 20 Agustus 2021, karena masih proses pendalaman.

“Masih pemeriksan saksi-saksi. Mulai dari datang sampai kejadian. Kesimpulannya besok (Jumat 20 Agustus 2021) baru kita sampaikan,” tandas orang nomor satu di Polresta Ambon itu.

Sementara itu terpisah, Kasubbag Humas Polresta Ambon, Ipda Izaac Leatemia, menjelaskan Firman yang berdomisili di depan Asrama Haji Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon itu dari penjelasan ibu-nya bahwa pada Rabu malam 18 Agustus 2021, korban (Firman) sempat minum-minuman keras bersama tiga orang temannya, dan kemudian mereka pergi keluar rumah entah kemana.

“Ibu korban sempat melarang mereka keluar rumah, jika ingin minum minuman keras di rumah saja tidak usah keluar rumah. Ibu korban mengaku tidak begitu mengenali rekan korban karena mereka baru saja datang ke rumah mereka di depan Asrama Haji Desa Waiheru,” jelas Leatemia.

Sementara itu informasi yang diperoleh media ini menyebutkan jasad Firman telah di ambil keluarganya di Waiheru, untuk segera dimakamkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *