Polwan Polda Maluku Santuni Korban Kebakaran Mardika

AMBON,PG.COM : Polisi Wanita (Polwan) Polda Maluku menyantuni korban kebakaran di kawasan Lorong Tahu, Pasar Mardika, Kota Ambon, Kamis (15/12/2022).

Kegiatan bhakti sosial itu dipimpin Perwira Koordinator Polwan Polda Maluku, AKBP Rositah Umasugi, S.Ik. Turut hadir Kepala Kelurahan Rijali, Relawan Dinas Sosial Kota Ambon, dan personel Polwan Polda Maluku.

Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan tersebut, selain menyalurkan bantuan kebutuhan pengungsi, khususnya ibu dan anak-anak, juga dilakukan trauma healing, dan pemeriksaan kesehatan.

“Kami hadir di sini dalam rangka melaksanakan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para korban kebakaran,” kata Pakor Polwan Polda Maluku, Rositah Umasugi.

Bantuan yang disalurkan tersebut, kata mantan Kapolres Maluku Tengah ini, merupakan swadaya dari personel Polwan Polda Maluku.

“Dananya bersumber dari sumbangan sukarela Polwan Polda Maluku yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban para pengungsi di Pasar Mardika ini,” harapnya.

Rositah mengajak para pengungsi agar tidak menyerah dengan musibah yang dialami saat ini.

“Mari kita semua menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran bagi kita semua, karena segala sesuatu yang terjadi ada hikmahnya,” ajak Rositah.

Kepala Kelurahan Rijali, Marlina Haupea, S.STP, mengaku mewakili masyarakat Kelurahan Rijali menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi atas kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan Polwan Polda Maluku.

“Semoga dengan bhakti sosial yang dilakukan Polwan Polda Maluku ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat khususnya ibu dan anak-anak,” harapnya.

Untuk diketahui, bantuan yang disalurkan Polwan Polda Maluku kepada para pengungsi kebakaran berupa 15 karton pampers; pakaian bekas layak pakai; 7 karton susu dan ovaltine; 54 lusin pakaian dalam dewasa dan anak laki-laki dan perempuan; Dan 7 karton snack untuk anak-anak.

Bantuan lainnya yang dilakukan yaitu bhakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan gratis kepada para pengungsi dan pekerja di dapur umur, serta kegiatan trauma healing.(PG-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *