APMA-Paguyuban Intimidasi Pedagang Pasar Mardika
AMBON,PG.COM : Asosiasi pasar merdeka (APMA) dan Paguyuban terminal A1 dan A2 Intimidasi pedagang di pasar mardika,hal ini diungkapkan Husri didampingi beberapa pedagang kepada media di Ruko Pasar Mardika,Sabtu (4/2)
Dirinya mengatakan, awal dari pertemuan APMA,Paguyuban bersama pedagang pasar mardika,mereka berikan harga satu Lapak 15 juta namun tidak di setujui oleh Pedagang tersebut.
Kemudian di agendakan pertemuan kembali, APMA bersama paguyuban menyampaikan bahwa pemerintah provinsi Maluku telah memberikan kewenangan sepenuhnya kepada PT Bumi Perkasa Timur dan APMA untuk mengelola seluruh aset Provinsi Maluku di kawasan pasar merdeka sehingga mereka bebas membongkar dan membangun ulang lapak-lapak pedagang sesuai keinginan mereka
Oleh karena itu dalam pertemuan tersebut mereka mematok harga satu buah lapak yang berukuran 1×1,25 sebesar 10 juta,dalam pertemuan tersebut ditawarkan harga lapak menjadi 9 juta oleh para Pedagang pasar Mardika.
Namun ada yang setuju dengan harga tersebut dengan keadaan terpaksa dan sebagian besar pedagang Pasar Mardika juga yang tidak setuju dengan harga tersebut.
” Saya sebagai Pribadi tidak ada masalah dengan harga lapak ,kalau dengan harga 20 juta saya tidak ada masalah yang penting ada kejelasan terkait status lapak tersebut ,namun apakah pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengetahui harga tersebut ataukah tidak,jangan-jangan APMA dan Paguyuban sendiri yang mematok harga tersebut tanpa sepengetahuan Pemkot Ambon “ucapnya.
Menurutnya pertemuan rapat tersebut,Pedagang Pasar Mardika diintimidasi harus mengikuti Patokan harga pembayaran lapak 9-10 juta,dan kalau tidak membayar maka Para pedagang tidak mendapat lapak untuk berdagang
” Sekarang ini Orang Cina sudah kuasai katong,jadi kalo kamong ada uang baru kamong ada tampa kalo seng orang lain maso ” ungkapnya mengulangi perkataan salah satu pengurus APMA .
Untuk di ketahui, ada lapak yang sudah di jual dari tangan ke tangan hingga capai 30 juta per lapak dan sampai saat ini belum ada kata sepakat terkait harga Lapak di pasar mardika .
Dirinya berharap kepada Penjabat Walikota Ambon untuk memperhatikan hal ini,di takutkan jangan sampai ada oknum Pejabat yang bekerja sama dengan APMA dan Paguyuban dalam mematok harga lapak pasar mardika,dan kalau memangnya ada maka perlu di tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,harapnya (PG-02)
