Kodim 1504/Ambon Turunkan 40 Personel untuk Amankan Idul Fitri 1447 H
AMBON,PG.COM : Kodim 1504/Ambon menurunkan sebanyak 40 personel untuk membantu pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kota Ambon. Pengerahan personel tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 yang digelar untuk memastikan keamanan masyarakat selama momentum Lebaran.
Kesiapan pengamanan tersebut disampaikan Komandan Kodim 1504/Ambon, Letkol Inf Hari Sandra, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di halaman Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kamis (12/3/2026).
Operasi Ketupat merupakan agenda rutin pengamanan nasional yang dilaksanakan setiap tahun menjelang hingga setelah Idul Fitri. Di wilayah Ambon, operasi ini melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam operasi tersebut, Kodim 1504/Ambon menyiagakan dua satuan setingkat peleton (SST) untuk memperkuat pengamanan di sejumlah titik strategis di Kota Ambon. Personel yang diterjunkan akan mendukung tugas kepolisian pada pos-pos pengamanan dan pelayanan selama periode Lebaran.
“Di Kota Ambon ini kami siagakan dua SST personel untuk membantu pengamanan. Intinya bagaimana kita bersama-sama mengawal perayaan Idul Fitri agar berjalan aman dan masyarakat bisa merayakan dengan baik,” kata Komandan Kodim 1504/Ambon, Letkol Inf Hari Sandra.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas warga selama arus mudik dan perayaan hari raya.
Untuk memastikan kesiapan personel tetap optimal, Kodim menerapkan sistem pengamanan bergilir. Skema ini memungkinkan sebagian personel tetap bertugas di lapangan sementara lainnya menjalani waktu istirahat atau melaksanakan ibadah.
“Dari kekuatan yang ada, sekitar sepertiga personel melaksanakan istirahat atau ibadah, sementara dua pertiganya tetap siaga sesuai pembagian tugas,” ujar Hari Sandra.
Personel yang dilibatkan akan ditempatkan di berbagai titik pengamanan, termasuk pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), serta pos terpadu yang tersebar di sejumlah kawasan strategis di Kota Ambon.
Selain itu, sebagian personel juga disiapkan sebagai pasukan siap gerak yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu jika terjadi situasi yang memerlukan penanganan cepat, terutama di titik-titik keramaian masyarakat selama periode Lebaran.
Hari Sandra berharap masyarakat juga berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Idul Fitri, mulai dari masa persiapan hingga setelah hari raya.
“Harapannya mari kita sama-sama menjaga keamanan dan kehidupan masyarakat selama perayaan Idul Fitri, sebelum hari raya sampai setelahnya, agar semuanya berjalan aman, lancar, dan tertib,” katanya.
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 menjadi simbol kesiapan aparat keamanan di wilayah Ambon dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Melalui sinergi berbagai pihak, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.
