Arief Ruba’i Tegaskan PKB Hadir untuk Mengabdi, Bukan Sekadar Kekuasaan
AMBON, PG. COM : Wakil Bendahara Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhamad Arief Ruba’i, menegaskan bahwa PKB didirikan bukan semata-mata untuk meraih kekuasaan, melainkan sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara. Penegasan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Ambon yang berlangsung di Zest Hotel, Minggu (12/04/2026).
Dalam sambutannya,muscab PKB Kota Ambon menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai dalam memperkuat struktur organisasi dan menyusun strategi politik ke depan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan kader PKB yang berkomitmen memperkuat peran partai di tengah dinamika politik modern yang semakin kompleks.
“PKB berdiri bukan untuk kekuasaan semata, tetapi untuk mengabdi bagi bangsa dan negara. Dalam situasi modern saat ini, peran partai sangat diharapkan dalam memajukan negara ini,” kata Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Muhamad Arief Ruba’i.
Dalam kesempatan tersebut, Arief juga mengingatkan pentingnya perencanaan politik yang terukur dan berbasis perhitungan matang. Menurutnya, keberhasilan politik tidak bergantung pada spekulasi, melainkan pada strategi yang jelas dan kerja keras seluruh kader partai.
“Politik bukan kitab ramalan, tetapi dapat dihitung dan direncanakan. Itu harus menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk bekerja lebih terarah dan terukur,” ujarnya.
Selain menekankan nilai pengabdian, Arief turut menyoroti pentingnya penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah. Ia menyebutkan bahwa PKB yang kini memasuki usia 28 tahun harus memanfaatkan momentum menuju tiga dekade perjalanan partai dengan memperkuat kaderisasi yang sistematis dan berkelanjutan.
“Partai PKB yang hampir berusia 30 tahun harus kita siapkan secara kuantitatif, dengan struktur yang kuat dari tingkat pusat hingga RT sekalipun, serta membangun kaderisasi yang solid,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arief menyampaikan bahwa partai memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan. Ia menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pengelolaan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kita dipercayakan oleh Presiden untuk menuntaskan kemiskinan sebagai tanggung jawab besar. Ekonomi kreatif, termasuk mengelola bahan sampah menjadi nilai ekonomi tinggi, harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Melalui Muscab PKB Kota Ambon, diharapkan terbangun soliditas kader dan kesamaan visi dalam menjadikan PKB sebagai partai yang berorientasi pada pengabdian nyata kepada masyarakat. Konsolidasi tersebut juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi PKB di tingkat daerah serta meningkatkan kontribusi partai dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. (*)
