Enam Kandidat Ketua DPD PKB Ambon Lolos Seleksi Awal, Tiga Mengundurkan Diri Jelang UKK
AMBON, PG. COM : Proses seleksi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ambon memasuki fase krusial setelah jumlah kandidat resmi mengerucut menjadi enam orang.
Dari seluruh kandidat yang mendaftar dalam Musyawarah Cabang (Muscab), tiga nama memilih mengundurkan diri sebelum tahapan Uji Kompetensi dan Kepatuhan (UKK) dimulai, demikian disampaikan salah satu calon Ketua yang juga Anggota Dewan aktif Gunawan Mochtar kepada wartawan di Ambon, Senin (13/04/2025).
Dikatakan,enam kandidat yang tersisa dan akan melanjutkan proses seleksi adalah Bahadin Karepesina, La Saupu, Befi Risakota, Arisal Kunubun, Haris Salatalohi, dan Gunawan Mochtar.
Sementara tiga kandidat yang sebelumnya ikut mendaftar namun memutuskan mundur adalah Ari Sahertian, Swenli Hersepuni, dan Yopi Usmani.
Pengunduran diri tersebut membuat proses seleksi kini lebih terfokus pada kandidat yang siap mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan partai.
Tahapan berikutnya yang akan dihadapi para kandidat adalah Uji Kompetensi dan Kepatuhan (UKKK) Tahap Pertama yang akan dilaksanakan di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Maluku pada 1 hingga 14 Mei mendatang.
Setelah menyelesaikan tahap tersebut, kandidat yang memenuhi syarat akan melanjutkan ke UKKK Tahap Kedua yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 24 Mei hingga 1 Juni.
Perubahan mekanisme seleksi pada Muscab kali ini menjadi perhatian penting, karena partai tidak lagi menggunakan pola dukungan struktural dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sebagai dasar utama penilaian.
Ditambahkan, sistem seleksi kini berbasis digital melalui aplikasi Sipol PKB yang memungkinkan pemantauan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Untuk Muscab kali ini, sistemnya sudah berbeda, tidak lagi mengandalkan dukungan dari DPC. Sekarang sudah ada sistem penilaian melalui aplikasi Sipol PKB. Jadi setiap kegiatan partai, baik rutin mingguan, bulanan, maupun kegiatan reses, semuanya akan dilaporkan dan dipantau langsung oleh DPP melalui sistem tersebut,” kata salah satu kandidat Ketua DPD PKB.
Dorongan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD PKB juga dilatarbelakangi oleh keinginan melakukan perubahan mendasar dalam pola kepemimpinan dan pengelolaan organisasi partai. Para kandidat menilai bahwa pendekatan yang inklusif dan terbuka menjadi kunci untuk memperbesar kekuatan partai di tingkat daerah.
“Dorongan utama saya ingin menjadi Ketua adalah karena saya ingin mengubah paradigma atau cara pandang di PKB. Intinya, kita harus menjadi inklusif atau terbuka.
Kita harus bisa merangkul seluruh elemen yang ada di partai, sehingga PKB bisa menjadi jauh lebih besar dan kuat di masa depan,” kata salah satu kandidat Ketua DPD PKB.
Selain itu, evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya juga menjadi bagian dari visi yang diusung kandidat. Mereka menilai masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pengelolaan organisasi yang perlu diperbaiki agar partai mampu menjawab tantangan politik ke depan.
“Saya melihat bahwa dalam kepengurusan saat ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, ke depan saya hadir untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan-kekurangan tersebut,” kata kandidat tersebut.
Dengan dimulainya tahapan UKKK, proses seleksi Ketua DPD PKB Kota Ambon kini memasuki babak penentuan yang akan menguji kapasitas kepemimpinan, integritas, serta loyalitas para kandidat terhadap garis perjuangan partai.
Hasil dari tahapan ini diharapkan mampu melahirkan figur pemimpin yang tidak hanya kompeten secara organisasi, tetapi juga mampu memperkuat struktur partai dan memperluas basis dukungan di masyarakat, harapnya (PG-01)
