Wawali Ambon Buka Pencanangan Desa Cantik

AMBON, PG. COM : Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta secara resmi membuka kegiatan pencanangan Program Desa Cinta Statistik  (Cantik) yang di gelar di kantor Kecamatan Leitimur  Selatan (Letisel.) ,Selasa (21/04/2026).

sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan data di tingkat desa dan kelurahan. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan berbasis data yang akurat, selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menempatkan desa sebagai subjek utama pembangunan.

Pencanangan Desa Cantik dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola data di tingkat desa. Program ini diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meningkatkan literasi statistik aparatur desa, sehingga data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mengurangi kesenjangan antarwilayah, sehingga desa harus mampu mengelola data secara baik sebagai dasar perencanaan pembangunan,” kata Wakil Wali Kota Ambon dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, program Desa Cantik akan memberikan pendampingan kepada desa-desa sasaran agar mampu mengelola data secara mandimandiri.

Menurutnua, hal ini penting mengingat saat ini desa menjadi produsen utama berbagai data yang digunakan oleh pemerintah pusat maupun daerah melalui beragam sistem aplikasi.
Namun demikian, rendahnya kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan data masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Minimnya literasi statistik di tingkat desa berdampak pada pengambilan kebijakan yang belum sepenuhnya berbasis data akurat, sehingga berpotensi menyebabkan program pembangunan tidak tepat sasaran.

“Melalui program Desa Cantik, diharapkan aparatur desa memiliki kemampuan dalam mengelola dan memanfaatkan data secara optimal, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan Badan Pusat Statistik dalam kegiatan tersebut.

Selain pencanangan Desa Cantik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.

Sensus tersebut menjadi bagian penting dalam memperoleh data ekonomi yang lengkap dan terpercaya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan jujur demi kemajuan pembangunan ekonomi,” kata pejabat BPS.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, serta aparatur desa, program Desa Cantik diharapkan mampu menciptakan desa yang mandiri dalam pengelolaan data. Dengan dukungan data yang akurat dan mutakhir, pembangunan desa di Kota Ambon diharapkan menjadi lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. (PG-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *