Polda Maluku Siap Kawal Investasi Strategis Nasional
AMBON, PG. COM : Pemerintah terus mempercepat realisasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Abadi Masela sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi percepatan groundbreaking dan onstream Pengembangan Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela yang dipimpin Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia di Gedung Heritage Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, SKK Migas, dan pihak operator dalam mempercepat pelaksanaan salah satu proyek energi terbesar dan paling strategis di Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Percepatan proyek Masela dinilai memiliki arti penting bagi masa depan sektor energi nasional karena diharapkan mampu memperkuat pasokan energi, meningkatkan daya tarik investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong percepatan pembangunan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Dalam rapat tersebut, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap percepatan penyelesaian berbagai aspek pendukung proyek, terutama penyediaan lahan yang menjadi salah satu faktor krusial untuk memastikan tahapan konstruksi dan pengembangan proyek dapat berjalan sesuai target.
Seluruh pemangku kepentingan yang hadir sepakat bahwa penyelesaian persoalan lahan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan hukum guna menghindari hambatan yang dapat mempengaruhi jadwal pelaksanaan groundbreaking maupun tahapan pengembangan selanjutnya.
Rapat dihadiri unsur Kementerian ESDM, Pemerintah Provinsi Maluku, Forkopimda Maluku, SKK Migas, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, serta manajemen Inpex Masela Ltd selaku operator pengembangan Lapangan Abadi Masela.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si yang hadir dalam rapat tersebut menegaskan dukungan penuh Polda Maluku terhadap percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Lapangan Abadi Masela bukan hanya proyek strategis bagi Maluku, tetapi juga memiliki arti penting bagi kepentingan nasional. Karena itu, Polda Maluku berkomitmen mendukung seluruh tahapan pembangunan melalui pengamanan yang profesional, terukur, dan humanis guna memastikan investasi strategis ini dapat berjalan aman dan lancar,” tegas Kapolda Maluku.
Menurut Kapolda, keberhasilan pembangunan Masela membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat sehingga setiap tahapan proyek dapat dilaksanakan secara kondusif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan dalam proyek strategis nasional tidak semata-mata berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga bertujuan menciptakan stabilitas yang mampu mendorong iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
“Keamanan merupakan salah satu fondasi utama keberhasilan investasi. Polda Maluku siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas keamanan serta mengedepankan pendekatan dialogis dan kolaboratif dalam menyelesaikan setiap dinamika yang muncul di lapangan,” ujarnya.
Selain membahas percepatan penyelesaian lahan, forum tersebut juga membahas penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh persiapan groundbreaking dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Pendekatan komunikasi dan keterlibatan masyarakat turut menjadi perhatian dalam rapat, mengingat dukungan sosial masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan proyek jangka panjang yang akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah maupun nasional.
Pemerintah meyakini pengembangan Lapangan Abadi Masela akan menjadi salah satu motor penggerak pembangunan kawasan timur Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen energi yang kompetitif di tingkat global.
Melalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, SKK Migas, dan pihak operator, berbagai tantangan yang masih dihadapi diyakini dapat diselesaikan secara bertahap sehingga target pelaksanaan groundbreaking dan percepatan onstream proyek dapat tercapai sesuai rencana.
Komitmen bersama yang mengemuka dalam rapat tersebut menegaskan bahwa percepatan pembangunan Lapangan Abadi Masela tidak hanya menjadi agenda pembangunan daerah, melainkan bagian penting dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan energi, meningkatkan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. *)
