Event Otomotif Terbesar di Maluku Sukses Digelar di Ambon
AMBON, PG.COM – ASCART Modified Expo (AMX) 2026 sukses digelar di Taman Budaya Karang Panjang, Kota Ambon, pada 16 hingga 17 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi event otomotif terbesar di Maluku dengan menghadirkan berbagai kompetisi modifikasi kendaraan, pameran komunitas, hingga hiburan otomotif yang menarik perhatian ribuan pengunjung.
Pelaksanaan AMX 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi otomotif, tetapi juga wadah kreativitas bagi generasi muda dan komunitas otomotif di Maluku. Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama kegiatan, di mana lokasi acara dipadati peserta dan pengunjung yang ingin menyaksikan hasil modifikasi kendaraan dari berbagai komunitas di Kota Ambon dan sekitarnya.
Penggagas kegiatan sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, mengatakan ASCART Modified Expo 2026 merupakan kelanjutan dari Ascart Autofest 2025 yang kini hadir dengan konsep lebih besar dan lebih lengkap. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi komunitas otomotif sekaligus sarana pengembangan talenta muda di bidang otomotif.
“Umur ASCART ke-42 tahun masih membuat event-event besar seperti ini dan antusiasme masyarakat, pengunjung, peserta semua luar biasa.
Jadi bisa dilihat mereka bisa bersyukur, menikmati, jadi klimaksnya dapat,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar.
Ia menilai, perkembangan dunia otomotif di Maluku harus terus didorong agar mampu melahirkan talenta-talenta yang dapat bersaing di tingkat nasional. Menurut Patrick, otomotif kini tidak lagi sekadar hobi, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari industri kreatif yang memiliki potensi ekonomi besar bagi anak muda.
“Harapan kami tentu pecinta otomotif lebih berkembang di Maluku dan khususnya di Kota Ambon. Ini bukan hanya soal hobi, tetapi bagaimana otomotif bisa menjadi ruang kreativitas dan pengembangan industri kreatif anak muda,” ujarnya.
Selain memperkuat komunitas otomotif, pelaksanaan AMX 2026 juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif lokal. Kehadiran ribuan pengunjung selama dua hari kegiatan berlangsung memberikan peluang usaha bagi pedagang, sektor hiburan, hingga pelaku jasa yang terlibat di area kegiatan.
Patrick juga menyinggung peluang olahraga otomotif Maluku untuk berkembang hingga tingkat nasional, termasuk kemungkinan berpartisipasi dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun menurutnya, proses tersebut tetap harus mengikuti mekanisme organisasi bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI).
“Kalau di PON itu pasti kita perjuangkan, tapi kan ada mekanismenya, jadi itu bisa dibahas mungkin di IMI, IMI Kota Ambon,” pungkasnya.
Pada penutupan kegiatan, seluruh peserta lomba mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari panitia. Sementara para pemenang di masing-masing kategori menerima piala dan bonus. Keberhasilan ASCART Modified Expo 2026 dinilai semakin mempertegas eksistensi komunitas otomotif Maluku sebagai bagian dari penggerak industri kreatif dan ruang pengembangan talenta muda daerah. (PG-01)
