Polda Maluku Segarkan Kepemimpinan, Kapolda Tekankan Pelayanan Presisi Hingga Wilayah Kepulauan
AMBON, PG.COM: Polda Maluku melakukan penyegaran kepemimpinan pada sejumlah posisi strategis melalui serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran di Lobi Lantai I Mapolda Maluku, Kamis (10/9/2026) pukul 09.00 WIT. Prosesi dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, serta para pejabat utama Polda Maluku. Pergantian mencakup Karo Rena, Dir Polairud, Karo SDM, Ka SPN, Kapolres Buru, Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), dan Kapolres Seram Bagian Timur (SBT).
“Sertijab ini merupakan bagian dari penguatan organisasi. Setiap pergantian pejabat harus memberikan energi baru bagi peningkatan kinerja, memperkuat soliditas dan memastikan pelayanan kepolisian semakin baik kepada masyarakat,” tegas Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. Ia menegaskan mutasi dan rotasi merupakan dinamika organisasi Polri untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Dalam konteks Maluku yang memiliki karakter geografis kepulauan, pejabat baru dituntut mampu beradaptasi, membaca kebutuhan masyarakat serta membangun komunikasi dan kolaborasi lintas sektor.
“Maluku adalah wilayah kepulauan.
Kehadiran Polri harus mampu menjangkau masyarakat di semua wilayah, bukan hanya di pusat-pusat pemerintahan. Karena itu, setiap pejabat harus memiliki kemampuan adaptasi, membangun komunikasi dan memastikan pelayanan tetap hadir sampai ke wilayah kepulauan,” ujar Dadang.
Dalam sertijab tersebut, Karo Rena Polda Maluku dipercayakan kepada Kombes Pol. Sachroni Anwar, S.H., S.I.K., M.H.; Dir Polairud kepada Kombes Pol. Welly Djatmoko, S.H., S.I.K., M.Si.; Karo SDM kepada Kombes Pol. Decky Irawan Kesuma, S.I.K., M.Si.; serta Ka SPN kepada AKBP Nurhadiansyah, S.I.K., M.H. Pada tingkat kewilayahan, Kapolres Buru dijabat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M.; Kapolres SBB dijabat AKBP Revindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A.; sedangkan Kapolres SBT dipercayakan kepada AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H. Pergantian tersebut merupakan tindak lanjut mutasi dan rotasi jabatan Polri pada Agustus 2026.
Kapolda juga meminta pejabat baru segera melakukan konsolidasi internal, memetakan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat deteksi dini serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat. Pendekatan preemtif, preventif dan kemitraan dinilai penting karena karakter sosial masyarakat Maluku yang kuat dengan nilai adat dan kekerabatan.
“Kita harus mampu mencegah persoalan sebelum menjadi gangguan kamtibmas. Bangun komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Perkuat cooling system dan jadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga keamanan,” ungkap Dadang.
Ia menekankan keterbatasan geografis antarpulau tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pelayanan kepolisian, termasuk dalam menghadapi persoalan mobilitas masyarakat, wilayah pesisir dan perairan serta distribusi logistik.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan sertijab merupakan momentum pembinaan organisasi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan. “Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari pembinaan organisasi Polri. Yang paling penting adalah bagaimana pergantian kepemimpinan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Rositah. Rangkaian sertijab turut diisi pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas sebagai penegasan tanggung jawab moral dan kedinasan.
Polda Maluku menegaskan penyegaran tersebut diarahkan untuk memperkuat profesionalisme, soliditas dan implementasi Polri Presisi—Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan—agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat hingga wilayah kepulauan. (PG-01)
