Maluku Manggurebe 2026 Digelar 8-10 Oktober

AMBON,PG.COM : Bank Indonesia Provinsi Maluku kembali menggelar event Maluku Manggurebe 2026 sebagai salah satu agenda pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Maluku. Memasuki tahun keenam pelaksanaannya, kegiatan tahun ini mengusung tema “Manggurebe Mendorong Kreativitas dan Inovasi UMKM untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berdaya Saing”

Asisten Manajer Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM, KI dan Syariah Bank Indonesia Provinsi Maluku, Athufail Araafi Soeripto, mengatakan Maluku Manggurebe merupakan salah satu event regional berskala tinggi yang dilaksanakan di Maluku dan menjadi bagian dari rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI).

“Maluku Manggurebe ini merupakan salah satu event terbesar yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Kalau kita menyebutnya, ini merupakan regional high-level event yang dilaksanakan di tingkat regional,” ujar Athufail, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, Maluku Manggurebe merupakan bagian dari rangkaian KKI yang diselenggarakan Bank Indonesia di berbagai provinsi di Indonesia. Setiap daerah memiliki rangkaian kegiatan KKI sesuai potensi ekonomi kreatif dan UMKM masing-masing.

Athufail menyebutkan, pelaksanaan Maluku Manggurebe tahun ini menjadi momentum untuk menghadirkan berbagai kebaruan kepada masyarakat. Sejak awal September 2026, pihaknya telah melakukan promosi melalui media sosial dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Dari teaser yang kita lakukan melalui media sosial, ternyata kegiatan Maluku Manggurebe ini merupakan salah satu agenda yang ditunggu-tunggu di Provinsi Maluku umumnya dan Kota Ambon pada khususnya,” katanya.

Menurutnya, penyelenggaraan Maluku Manggurebe tidak terlepas dari tugas dan fungsi Bank Indonesia, khususnya dalam mendukung pencapaian inflasi yang rendah dan stabil, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, perluasan akses pangan, serta pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital untuk mendukung inklusi ekonomi.

Dikatakan, Maluku Manggurebe 2026 akan berlangsung selama tiga hari, yakni Kamis hingga Sabtu, 8–10 Oktober 2026. Sementara acara pembukaan atau opening ceremony dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Hari pertama, Kamis (8/10), akan menjadi bagian pre-event. Meski demikian, sejumlah kegiatan seperti lomba dan talkshow sudah mulai dilaksanakan pada hari tersebut.

Berbagai perlombaan disiapkan untuk memeriahkan Maluku Manggurebe 2026, antara lain flash mob, stand up comedy, ranking satu, lomba foto dan video, serta kegiatan temu komunitas.

Selain itu, sejumlah talkshow juga akan digelar dengan mengangkat berbagai isu, di antaranya ekonomi kreatif, ekonomi hijau, ekonomi untuk generasi Z, bedah buku, hingga sistem pembayaran.

“Untuk lomba-lomba sudah kita posting di Instagram Bank Indonesia Provinsi Maluku. Ada lomba flash mob, stand up comedy, ranking satu, lomba foto video, kemudian ada temu komunitas,” jelas Athufail.

Dijelaskan, Salah satu daya tarik utama Maluku Manggurebe 2026 adalah showcase yang menghadirkan berbagai pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Menurut Athufail, showcase tersebut akan melibatkan UMKM mitra dan binaan Bank Indonesia, pelaku ekonomi kreatif, serta Dekranasda. Perbankan dan sejumlah instansi kementerian, badan maupun lembaga juga akan turut berpartisipasi.

Selain itu, komunitas diberikan ruang untuk berekspresi dan menampilkan berbagai kreativitas serta aktivitas mereka kepada masyarakat.

“Komunitas-komunitas kita berikan space untuk mereka bisa berekspresi dan menyampaikan apa yang menjadi keinginan mereka,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan sejumlah side event. Pada pembukaan, akan digelar fashion show sebagai salah satu bagian dari rangkaian acara.

Kemudian terdapat workshop hijau yang menjadi salah satu inovasi baru tahun ini. Kegiatan tersebut akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pembuatan produk dengan memanfaatkan bahan dasar sampah.

Pada hari terakhir, kegiatan akan dilanjutkan dengan zumba serta hiburan yang melibatkan artis lokal maupun nasional.

Athufail mengatakan, sejumlah agenda dan pengisi acara masih dalam tahap finalisasi. Informasi resmi mengenai artis serta agenda lainnya akan diumumkan melalui media sosial Bank Indonesia Provinsi Maluku.

“Untuk artis lokal maupun nasional nanti belum kita announce. Nanti akan disampaikan di Instagram Bank Indonesia Provinsi Maluku,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun rangkaian kegiatan telah disiapkan selama tiga hari, beberapa agenda masih bersifat tentatif karena masih dalam proses finalisasi.

Dengan mengangkat ekonomi kreatif sebagai tema utama, Maluku Manggurebe 2026 diharapkan menjadi ruang bagi pelaku UMKM, komunitas, perbankan, pemerintah, dan masyarakat untuk memperluas jejaring, memperkenalkan produk, serta mendorong kreativitas dan inovasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah. (PG-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *