Ratusan Warga Lateri Hadang Raja Halong Sasi Resto Sari Gurih

AMBON, PELAGANDONG.COM : Ratusan warga Kelurahan Lateri Hadang  Raja Halong Stella Tupenalay dan  perangkat Desa  Halong Kecamatan Baguala yang mau melakukan aksi Sasi terhadap Restoran Sari Gurih Beach ,Selasa

Berdasarkan pantauan media ini,aksi yang di lakukan Warga Lateri ini  sebagai protes dan kekecewaan terhadap sasi yang dilakukan oleh Raja Halong  bersama saniri Negeri Halong itu pun yang terlihat tidak seluruh stafnya yang hadir ada saat  aksi berlangsung

Sejak pukul 08.00 Wit Masyarakat telah berkumpul diseputar Restoran Sari Gurih beach sampai di Lorong optik perbatasan Lateri dan Halong baru untuk menghadang upaya sasi laut yang dilakukan Kades bersama Stafnya,ketika sampai di depan tokoh sebelum SMU Negeri 5 pukul 10.00 Wit aksi tersebut dihadang oleh Masyarakat Lateri sekitar 20 menit.

Tidak tahan menahan emosi Masyarakatpun teriak upaya sasi yang dilakukan mengapa hanya ditujukan kepada Restoran Sari Gurih Bech sementara Resto Lateri Beach dan Resto dua ikan tidak disasi,ada apa di balik ini semua

“ Kenapa sasi hanya di Restoran Sari Gurih, sedangkan restoran lainnya tidak, ada apa sebenarnya dengan Ibu Raja Halong , ini menjadi pertanyaan besar kami buat Ibu k
Kades dan kalau mau sasi laut ada di Haruku sasi lompa,” teriak warga.

Dalam aksi tersebut tampak Lurah Lateri Ongen Sinanu yang mewakili Pemerintah Kota Ambon hadir, untuk melakukan komunikasi dengan Raja Halong, agar tidak melakukan sasi laut tepatnya Restoran Sari Gurih beach,  namun apa yang disampaikan tersebut tidak digubris oleh Raja dan Saniri , sehingga terjadi bersitegang antara Lurah dan Stella Tupenelay.

Dihadapan masyarakat Sinanu mengungkapkan, Dirinya tidak memberikan kesempatan kepada Raja maupun Saniri negeri Halong untuk masuk dalam wilayah kerjannya, apalagi sampai melakukan sasi.

Penegasan ini Sinanu lantaran, Stella Tupenelay sebagai Raja Negeri Halong selama ini tidak pernah melakukan komunikasi dengan pihaknya, bahkan ketika di undang untuk memediasi permasalahan yang dihadapi tidak pernah hadir.

Di lokasi yang sama , Kapolsek Baguala Tommy Siahaya, saat di konfrmasi kejadian terkait sasi yang dibuat Halong, mengatakan pihknya telah di perintahkan untuk melakukan pengamanan dalam segala bentuk, sebab sebelumnya telah membuat mediasi antara pemilik restoran sari gurih dan Raja Halong sebanyak dua kali, namun kenyataan yang terjadi sasi tetap dilakukan oleh Raja Halong.

“ Maka dari itu, sebagai aparat kepolisian, kami hadir untuk memberikan pengamanan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan baik itu di jalan raya maupun tempat lainnya,” Ungkap Siahaya

Sementara itu Pemilik Restoran Sari Gurih Martha Maria Tanihaha saat dikonfirmasikan mengatakan, pada prinsipnya kami hanya menunggu, namun apa yang terjadi, diluar pemikiran kami dan itu lanjut Tanihaha bukan karena kuat dan gagah kami, namun itu karena anugerah Tuhan.

“Sebagai manusia biasa, kami tetap andalkan Tuhan, sebab rancangan manusia bukanlah rancangan Tuhan, dan rancangan Tuhan itu rancangan damai ejahtera.” tandasnya

Selanjutnya ketik Raja dan saniri Negeri Halong pdi minta untuk di wawancarai namun mereka menolak dan tidak mau untuk di konvirmasi (PG-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *