Peduli Gempa Maluku , Yayasan CCI Salurkan Bantuan

AMBON,PELAGANDONG.COM : Yayasan Clerry Cleffy Institut (CCI) memberikan 1000 paket bantuan berupa peralatan mandi, selimut dan handuk khusus bagi anak-anak dan perempuan korban terdampak gempa di Maluku.

Selain peralatan mandi, yayasan ini juga menyerahkan peralatan bermain bagi anak-anak yakni ular tangga raksasa sebanyak 5 unit dan 150 bola kaki bagi anak-anak.

Dierektur Yayasan CCI, Dwi Prihandini pada acara penguatan psikososial dan isu gender pasca bencana bertempat di Marina Hotel, Sabtu (26/10).

Penguatan psikososial pascabencana Ambon yang diikuti pemerintah, LSM, komunitas, guru  akan menyasar ke siswa, bidan dan perawat serta unsur terkait lainnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber psikolog dari Yayasan Pulih, Kristi Poerwandari.

Selain itu dikatakan bantuan 1000 paket peralatan mandi, selimut dan handuk dibagia menjadi dua dimana 200 paket telah diserahkan ke Klasis kota ambon yang akan melakukan pelayanan di kairatu kabupaten SBB sedangkan sisa 800 paket akan diserahkan kepada Yayasan Peduli Inayana Maluku untuk dibagikan ke sejumlah titik terdampak gempa.

Sebagai orang madura, saya memiliki kenangan terindah di Maluku karena bersuamikan orang Maluku, sehingga saya terpangil untuk membantu saudara kita yang terkena dampak gempa,” ujar dwi.

Dikatakan pasca suaminya dipangil Yang Kuasa pada 2015 dirinya harus berjuang sendiri dan kemudian merasa terpangil mendirikan yayasan CCI untuk membantu banyak orang.

Jujur diakui kalau dirinya sudah mengelilingi Maluku dan melihat banyak persoalan yang tidak tertangani oleh pemerintah seperti masalah disabilitas.

”saya berharap apa yang diberikan ini menjadi manfaat bagi banyak orang karena fokus kita pada anak-anak dan perempuan yang menjadi korban terdampak gempa,” terangnya.
Untuk itu kegiatan ini sendiri bertujuan untuk memberikan penguatan kapasitas kepada semua stakeholder yang memiliki kepedulian terhadap pengitas terdampak gempa khususnya terhadap anak-anak dan perempuan marjinal

”Jadi kami tidak bisa bekerja sendiri tetapi harus mengandeng mitra-mitra, kami mesti menjagak semua pihak untuk memberikan penguatan agar ketika mereka bekerja di lapangan akan semakin maksimal, skrang sudah maksimal jika mereka mendapatkan penguatan psikisosial akan lebih maksimal tandasnya.

Di lokasi yang sama dalam sambutan Walikota ambon yang di bacakan Wakil walikota Ambon Syarif Fadler  mengatkan atas nama Pemerintah Kota mengucapkan terima kasih kepada Penjelenggara Dirut  Clerry Cleffy institut
Dwi Prihandini berasama mitra lainnya yang selama ini telah membantu Masyarakat Maluku ,dan Kota ambon Khususnya kepada korban Gempa yang terjadi pada Bulan November  2019 lalu

Kami hanya bisa mendoakan yayasan Clerey Cleffy institut dan mitra lainnya diberkati/dirahmati  oleh TYME ,sehingga lembaga ini dapat terus Eksis untuk melayani di bidang kemanusaiaan di Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon.

Hari ini tepat pat satu bulan Gempa di Maluku di waktu yang sama   8.46 wit  tercatat sudah 1870 kali gempa dan 210 gempa  yang di rasakan

Dia menambahkan Pergumulan bagi Kota ini bukan pergumulan bukan saja kepada pembenahan dan pemulihan fasilitas dan infrastruktur yang rusak saja, tetapi yang lebih penting adalah pemulihan dampak psikologhis pada korban bencana yang mengalaminya

Dimana mereka harus mengalami perubahan troma bagi masyarakat adalah hal yang wajar akibat stres,hawatir dan takut  di tambah lagi dengan kesedihan yang mendalam,untuk itu proses pemulihannya butuh waktu yg cukup lama,dengan harapan  bencana ini berhenti agar trauma bisa cepat di atasi,harapnya (PG-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *