Ratusan Anak Ikut Technical Meeting Lomba Bertutur Online

AMBON,PG.COM : Ratusan Anak Maluku ikut technical Meeting lomba bertutur Online yang disponsori oleh Bung Michael Wattimen (BMW) ,dan sebagai penanggung jawab kegiatan tersebut komunitas manise club yang dipimpin Jemy Sitanala,Minggu (02/08/2020).

Dalam rilis yang di terima media ini,
mengawali kegiatan tersebut BMW memberikan sambutan yang diwakili Ami Cristiato salah satu orang dekat BMW,mengatakan BMW mohon maaf tidak sempat hadir dan beri sambutan namun tidak kurangi semangat anak anak Maluku/Ambon untuk berkreasi dalam lomba bertutur online.

Semoga diakhir kegiatan BMW boleh hadir berikan semangat untuk anak Indonesia di Provinsi Maluku dan Kota Ambon.

Kepada panitia BMW ucapkan Terima kasih,yang telah kerja keras kurang lebih dua Minggu hingga terkumpul ratusan anak pada lomba tersebut.

Kegiatan ini sangat unik hingga mesti berlangsung secara continyu, sebab bentuk jati diri mereka terhadap perkembangan yang sedang terjadi dibelahan bumi yaitu Pandemi covid-19.

Selain itu anak diberikan kesempatan berfikir secara langsung dan seandainya temukan permasalahan maka bisa cari solusinya,dsisi lain Anak juga mengadu kemampuan menulis dan membaca,

Selanjutnya BMW berpesan,anak anak dalam keadaan apapun harus tetap berkreasi dan berprestasi,angan surut semangat belajar adalah hal utama dan bertutur ini juga rangkaian dari belajar.

Sementara itu panitia pelaksana Stella Matitaputy/Sitanala menyatakan sebanyak 131 peserta anak usia 5-8 tahun yang mendaftar dari berbagai komunitas .

Dengan sorotan tema ” bersahabat dengan Corona” yang bertujuan agar anak-anak dapat berkreasi selama dirumah dengan terus belajar,dan juga menyiaokan anak-anak untuk menuju era normal serta orang dewasa berikan pemahaman covid untuk tumbuhkan generasi emas Maluku yang berbakat .

Menurutnya, sesuai dengan persyaratan lomba, peserta buat orang tua buat konsep dibuat Video pendek durasi satu-dua menit. beri edukasi hingga anak paham soal Corona, ketentuannya 3/8 pukul 00.00 WIT, bebas memilih ekspresi apapun dibuat bole karena tidak dibatasi ,akan lihat kemampuan anak corona tidak bisa dilawan karena tak bisa dilihat.

Dia menambahkan,terkait kostum, anak bebas memilih, bahasa yang digunakan boleh dialek Ambon, bahasa daerah yang terpenting ada teksnya, Indonesia. setelah perlombaan tim juri yang berasal dari dokter, guru dan psikolog akan menilai dan 10 besar yang diambil ,Bertarung hingga terpilih juara satu, dua dan tiga. dan untuk itu akan di masukan dalam istalgram dengan like terbanyak.

juara satu peroleh hadiah 2 juta, juara dua 1 juta,juara tiga ,500 ribu dan bagi yang tertunda kemenangannya peroleh alat pelindung diri sebesar 200 ribu.rupiah,ucapnya (PG-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *