Salam Fest 2026 Jadi Ajang Promosi Puluhan UMKM Maluku
AMBON, PG. COM : Kegiatan Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku menjadi ajang promosi strategis bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. Event tersebut berlangsung di Pattimura Park, Kota Ambon, ungkap Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Dhita Aditya Nugraha kepada wartawan Kamis (16/04/2026).
Dengan melibatkan berbagai pelaku usaha lokal dan lembaga keuangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Bank Indonesia dalam mengembangkan ekonomi syariah di seluruh provinsi di Indonesia. Di Maluku, Salam Fest dikemas sebagai sarana untuk memperkuat sektor riil, mendorong promosi produk lokal, serta memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha.
“Kementerian Perwakilan Bank Indonesia di daerah, tidak hanya di Maluku tetapi di seluruh provinsi, melakukan kegiatan seperti ini. Jadi bagaimana kita mengembangkan ekonomi syariah. Kalau di Maluku ini Salam Fest, di daerah lain namanya mungkin berbeda, tetapi komitmennya sama, yaitu mengembangkan potensi ekonomi syariah di setiap daerah,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 30 pelaku UMKM dan delapan lembaga serta perbankan turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai produk unggulan. Keterlibatan pelaku usaha dalam jumlah tersebut menunjukkan besarnya antusiasme UMKM dalam memanfaatkan peluang promosi yang difasilitasi oleh Bank Indonesia Maluku.
“Saat ini di sini ada 30-an UMKM, kemudian ada delapan lembaga dan perbankan. Mudah-mudahan dari sini bisa membantu UMKM yang di sini,” ujarnya.
Selain sebagai ajang promosi, Salam Fest 2026 juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung pengelolaan usaha yang lebih efisien dan profesional. Digitalisasi dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM di Maluku.
“Kami juga konsen bagaimana UMKM itu bisa naik kelas, bagaimana UMKM itu bisa memanfaatkan teknologi, karena teknologi sekarang ini sangat membantu untuk meningkatkan produktivitas dan penjualan,” pungkasnya.
Lebih lanjut, penyelenggaraan Salam Fest diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan sektor perdagangan di Maluku. Dengan meningkatnya promosi dan penjualan produk, pelaku UMKM diharapkan mampu memperluas jaringan pemasaran serta meningkatkan pendapatan usaha secara berkelanjutan.
Bank Indonesia Maluku juga merencanakan kegiatan lanjutan pada semester kedua tahun 2026 yang akan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM guna memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
“Ketika kita menyiapkan sebuah event seperti ini, tentunya diikuti dengan peningkatan penjualan. Dengan peningkatan penjualan, produktivitas meningkat dan kami harapkan pertumbuhan ekonomi juga ikut meningkat,” harapnya (PG-01)
