OJK Maluku Berganti Nahkoda, Haramain Billady Siap Jalankan Amanah

AMBON, PG.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengukuhkan Haramain Billady sebagai Kepala OJK Provinsi Maluku menggantikan Andi Muhammad Yusuf. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena, di Kantor OJK Ambon, Senin (18/5/1

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis OJK dalam memperkuat pengawasan sektor jasa keuangan di daerah, sekaligus meningkatkan kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Dalam sambutannya, Sophia Wattimena menegaskan bahwa seorang pemimpin OJK harus mampu menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik dalam menjalankan tugas pengawasan dan pelayanan sektor jasa keuangan.

“Pimpinan satuan kerja dan Kepala OJK daerah harus senantiasa bekerja dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme. Pemimpin OJK harus mampu menjadi teladan dalam menjalankan prinsip tata kelola yang baik, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas dilakukan secara akuntabel dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat,” katanya.

Sophia juga menilai pengukuhan Kepala OJK Maluku menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara OJK dengan pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif.

“Pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku dapat menjadi momentum untuk mempererat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan serta meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Maluku,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyoroti tantangan besar yang dihadapi OJK dalam memperluas akses keuangan di wilayah kepulauan.

Menurutnya, percepatan inklusi dan layanan keuangan digital menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat di daerah terpencil dapat memperoleh akses layanan keuangan yang merata.
“OJK memiliki tanggung jawab yang sangat kompleks dalam menjaga stabilitas keuangan.

Namun tantangan wilayah kepulauan menuntut OJK mempercepat inklusi dan akses keuangan digital hingga pelosok, sejalan dengan persiapan Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan potensi UMKM,” katanya.

Abdullah Vanath juga mengajak seluruh jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, instansi vertikal, dan lembaga jasa keuangan untuk terus membangun kolaborasi bersama OJK Maluku di bawah kepemimpinan Haramain Billady.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem keuangan yang tangguh, inklusif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku.
Kegiatan pengukuhan turut dihadiri Deputi Komisioner Sistem Informasi dan Daerah Bambang Mukti Riyadi, Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin, para bupati dan wali kota se-Maluku, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat adat, serta pimpinan industri jasa keuangan di wilayah Maluku. (PG-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *