Angkasa Pura Pattimura Gandeng YBKN Edukasi P3K dan Deteksi Dini Kanker

AMBON, PG. COM : Angkasa Pura Pattimura bekerja sama dengan Yayasan Binaan Kanker Nusantara (YBKN) Cabang Provinsi Maluku menggelar kegiatan knowledge sharing Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan sosialisasi pencegahan serta deteksi dini tumor dan kanker di ruang rapat Gedung Administrasi Lantai 2 Bandara Pattimura, Jumat pagi.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIT ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya kesehatan dan keselamatan kerja sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit kanker.

Pada sesi pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai penanganan kegawatdaruratan melalui materi P3K yang disampaikan oleh pihak internal perusahaan. Materi tersebut mencakup prinsip dasar keselamatan sebelum memberikan pertolongan, metode penilaian tingkat kesadaran korban menggunakan teknik ASNT (Awas, Suara, Nyeri, Tidak Merespons), serta observasi fisik LDR (Lihat, Dengar, Rasakan) sebagai prosedur awal sebelum korban mendapatkan penanganan tenaga medis profesional.

“Kepanikan sering kali menjadi musuh utama saat terjadi kecelakaan. Dengan membekali karyawan menggunakan metode evaluasi sederhana seperti ASNT dan LDR, kita berharap mereka dapat memberikan pertolongan pertama yang tepat dan terukur sebelum tenaga medis tiba,” katanya.

Memasuki sesi kedua, perwakilan resmi YBKN Cabang Provinsi Maluku, Ibu Nisa, memberikan penyuluhan mengenai pencegahan tumor dan kanker. Materi yang disampaikan meliputi karakteristik berbagai jenis kanker, termasuk kanker nasofaring yang kerap sulit dikenali pada stadium awal, hingga tumor jinak seperti lipoma dan fibroadenoma mammae (FAM).

Peserta juga diingatkan bahwa pasien yang telah menjalani operasi pengangkatan kanker tetap memiliki risiko kekambuhan dalam kurun satu hingga tiga tahun apabila tidak menjalani upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.

“Banyak jenis kanker, seperti kanker nasofaring, tidak menunjukkan gejala spesifik pada stadium awal sehingga sering kali terlambat disadari. Kami dari YBKN terus menekankan bahwa deteksi dini dan perawatan pencegahan secara konsisten adalah kunci, bahkan bagi mereka yang sudah pernah menjalani operasi pengangkatan tumor,” kata perwakilan Yayasan Binaan Kanker Nusantara (YBKN) Cabang Provinsi Maluku, Ibu Nisa.

Melalui kegiatan ini, Angkasa Pura Pattimura menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada kompetensi kerja, tetapi juga pada kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat dan peningkatan literasi kesehatan.

Sinergi dengan YBKN diharapkan mampu membangun budaya kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah efektif menekan risiko penyakit kanker. (PG-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *