Audit Kinerja Itwasda Polda Maluku, Kapolda Tekankan Akuntabilitas dan Perbaikan Tata Kelola
AMBON, PG.COM : Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Tahap II Tahun Anggaran 2026 harus menjadi momentum pembenahan tata kelola organisasi, penguatan akuntabilitas anggaran, serta pencegahan berulangnya kelemahan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Penegasan itu disampaikan saat membuka Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Maluku di Aula Basudara Manise, Ambon, Selasa (27/10/2026).
Kapolda meminta pengawasan tidak berhenti pada pencatatan temuan, tetapi harus mendorong perbaikan nyata, terukur, dan sesuai ketentuan.
Audit yang dijadwalkan berlangsung hingga 9 Desember 2026 tersebut mencakup empat bidang utama, yakni manajemen operasional, sumber daya manusia (SDM), logistik, serta anggaran dan keuangan. Pemeriksaan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan tugas, menguji akuntabilitas pengelolaan sumber daya, dan memperkuat sistem pengendalian internal di lingkungan Polda Maluku beserta jajarannya.
Dalam pelaksanaannya, tim auditor diharapkan mengedepankan profesionalisme, koordinasi, dan komunikasi dengan satuan kerja maupun satuan wilayah yang menjadi objek pemeriksaan.
Kapolda juga meminta seluruh jajaran menjadikan hasil audit sebelumnya sebagai bahan evaluasi serius, terutama terkait kelemahan sistem pengendalian internal dalam perencanaan dan keuangan. Setiap temuan harus ditindaklanjuti agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.
Selain itu, pengelolaan hibah dan aset negara menjadi perhatian khusus, mulai dari proses penerimaan, pencatatan, pemanfaatan, hingga pertanggungjawaban administrasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan kekeliruan pengelolaan anggaran sekaligus mencegah risiko hukum yang dapat merugikan institusi.
Dalam laporan pembukaan, Irwasda Polda Maluku menekankan bahwa audit kinerja merupakan instrumen untuk menilai kebenaran, kecermatan, kredibilitas, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).
Tim auditor diharapkan menjalankan pemeriksaan secara efektif, tepat sasaran, tepat guna, dan tepat waktu, tanpa mengurangi ketegasan fungsi pengawasan. Taklimat awal tersebut turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., para pejabat utama Polda Maluku, serta sejumlah kapolres yang hadir langsung maupun mengikuti kegiatan secara daring.
Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan internal dan membangun budaya kerja yang mengutamakan perbaikan serta akuntabilitas. Keberhasilan audit, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh proses pemeriksaan, tetapi juga oleh kesungguhan setiap satuan kerja dalam menindaklanjuti hasil evaluasi.
Melalui audit ini, Polda Maluku mendorong terciptanya tata kelola yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab, sejalan dengan prinsip good governance dan clean government, guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (PG-01)
