Kolonel Baharudin Anwar Resmi Jadi Wadan Kodaeral IX

AMBON, PG.COM : Kolonel Laut (P) Baharudin Anwar, S.T., M.M., resmi dikukuhkan sebagai Wakil Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) IX oleh Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., di Gedung Manggala Loka, Markas Komando Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Rabu (28/10/2026).

Pengukuhan ini menjadi bagian dari pembinaan organisasi sekaligus penguatan kepemimpinan untuk meningkatkan kesiapan satuan dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut.

Prosesi pengukuhan berlangsung melalui pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan berita acara dan pakta integritas.

Dalam kegiatan tersebut, Dankodaeral IX menekankan pentingnya soliditas, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme seluruh prajurit serta Aparatur Sipil Negara (ASN). Penguatan nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menjaga kekompakan, meningkatkan kinerja, dan memastikan setiap tugas dilaksanakan secara optimal serta bertanggung jawab.

Pengukuhan jabatan Wadan Kodaeral IX diharapkan memperkuat sinergi dan kesamaan visi di seluruh jajaran, sekaligus meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan tugas ke depan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Inspektur Kodaeral IX, Kepala Kelompok Staf Ahli, para Asisten Dankodaeral IX, serta para Kepala Satuan Kerja di lingkungan Kodaeral IX.

Usai pengukuhan, Kolonel Laut (P) Baharudin Anwar memberikan perkenalan dan pengarahan kepada prajurit serta ASN Kodaeral IX secara langsung di Gedung Manggala Loka dan melalui sambungan virtual.

Pengarahan itu juga diikuti personel KRI Posepa-870, KRI Dorang-874, KRI Kerapu-812, serta jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut dan Pos TNI Angkatan Laut. Dalam arahannya,

ia menjelaskan bahwa sesuai perubahan organisasi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2025 tentang Susunan Organisasi TNI, pelaksanaan tugas Kodaeral mencakup tiga fungsi utama, yakni pembinaan, operasi, dan dukungan.
Baharudin menegaskan,

Wadan memiliki tanggung jawab penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas satuan kerja, mengawasi pembinaan kekuatan dan kemampuan personel maupun satuan, serta mengendalikan dukungan operasi, logistik, administrasi, dan pangkalan. Setiap perintah komandan, lanjutnya, harus dilaksanakan secara terarah, terukur, dan bertanggung jawab, disertai pelaporan berkala.

Ia juga menekankan keteladanan pimpinan, pembinaan personel, penegakan disiplin, mitigasi risiko, serta pemeliharaan aset dan kebersihan lingkungan kerja sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan operasional.

“Setiap personel harus memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan tugas, menjaga disiplin, serta mengutamakan keselamatan dan keamanan di lingkungan kerja, baik di Mako maupun pada unsur KRI. Hindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun, karena kedisiplinan dan tanggung jawab merupakan fondasi utama profesionalisme prajurit,” tegas Wadan .

Pengarahan tersebut menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan di Kodaeral IX tidak hanya berorientasi pada koordinasi tugas, tetapi juga pada pembentukan budaya kerja yang disiplin, aman, dan bertanggung jawab di seluruh jajaran. (PG-01)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *