Festival Ekonomi Digital BI Maluku Berakhir Sukses
AMBON, PG. COM : Festival Ekonomi Digital yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku, melalui rangkaian Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026 resmi berakhir dengan sukses di Pattimura Park, demikian disampaikan Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dhita Aditya Nugraha kepada wartawan pelagandong.com dilokasi kegiatan ,Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi sarana edukasi masyarakat terkait digitalisasi sistem pembayaran sekaligus mendorong promosi produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, mulai dari pameran UMKM, lomba kreatif, hingga sosialisasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya perlindungan konsumen serta kampanye cinta, bangga, dan paham rupiah sebagai bagian dari literasi keuangan nasional.
Dirinya berikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan festival ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
“Terima kasih banyak kepada Pak Gubernur Maluku, Pak Wali Kota Ambon, seluruh jajarannya, seluruh tamu undangan, dan tentunya masyarakat Kota Ambon tercinta atas support-nya. Puji Tuhan, selama tiga hari pelaksanaan Salam Fest dan Moluccas Digifest, kegiatan dapat berlangsung dengan sukses, aman, dan nyaman,” katanya.
Menurutnya, festival ini tidak hanya bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi strategis terkait penggunaan transaksi non-tunai serta perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transaksi yang aman dan efisien.
“Acara ini merupakan sarana edukasi kepada masyarakat terkait elektronifikasi, QRIS, cinta bangga paham rupiah, serta perlindungan konsumen. Kami berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku,” harapnya.
Selain edukasi, festival ini juga menjadi momentum penting dalam mendukung pengembangan UMKM di Kota Ambon. Dengan adanya pameran produk lokal, pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan potensi penjualan produk mereka selama kegiatan berlangsung.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tercatat sekitar delapan lembaga perbankan serta lebih dari 30 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam meramaikan festival. Partisipasi tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kedepan, Bank Indonesia Maluku berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai program pengembangan UMKM dan literasi digital secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kota Ambon serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Maluku, pungkasnya (PG-01)
