Salam Fest 2026 Jadi Momentum Edukasi QRIS dan Perlindungan Konsumen di Ambon
AMBON, PG. COM : Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026 menjadi momentum strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta pentingnya perlindungan konsumen di era digital.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Pattimura Park, Kota Ambon, resmi ditutup pada Sabtu (18/04/2026) dan mendapat respons positif dari masyarakat
Festival yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, mulai dari sosialisasi transaksi non-tunai, kampanye cinta, bangga, dan paham rupiah, hingga perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
Kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat literasi digital masyarakat dalam menghadapi perkembangan sistem pembayaran modern.
Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dhita Aditya Nugraha kepada wartawan pelagandong.com usai acara penutupan menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang berkontribusi dalam kesuksesan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa Salam Fest menjadi sarana edukasi yang efektif dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai sistem pembayaran digital
Menurutnya, kegiatan ini juga menitikberatkan pada pemahaman masyarakat mengenai hak-hak konsumen dalam menggunakan layanan jasa keuangan. Edukasi tersebut dinilai penting guna mencegah potensi kerugian akibat penyalahgunaan layanan digital serta meningkatkan rasa aman dalam bertransaksi.
“Acara ini merupakan sarana edukasi kepada masyarakat terkait elektronifikasi, QRIS, cinta bangga paham rupiah, serta perlindungan konsumen. Kami berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku,” ujarnya.
Di sisi lain, Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026 juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi pembayaran digital dalam meningkatkan efisiensi transaksi. Melalui penerapan QRIS, pelaku usaha diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.
Kegiatan ini melibatkan sekitar delapan lembaga perbankan serta lebih dari 30 pelaku UMKM yang turut meramaikan pameran dan transaksi digital selama festival berlangsung.
Partisipasi tersebut menjadi indikasi meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya digitalisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan berakhirnya Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026, Bank Indonesia Maluku menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program literasi keuangan digital dan perlindungan konsumen. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kota Ambon serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Maluku (PG-01) .
