Aldi Sarimanella Dorong Festival UMKM Klasis Pulau Ambon Timur Berkelanjutan
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 43;
AMBON, PG.COM: Anggota DPRD Kota Ambon, Aldi Sarimanella, mendorong Festival Produk UMKM Klasis Pulau Ambon Timur tidak berhenti sebagai kegiatan perdana, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Dorongan tersebut disampaikan Aldi saat menghadiri kegiatan Festival Produk UMKM Klasis Pulau Ambon Timur di halaman Gereja Nafiri Sion, Sabtu (12/09/2026).
Menurut Aldi, keberlanjutan festival penting untuk memberikan ruang promosi sekaligus memperkuat pelaku UMKM di lingkungan Klasis Pulau Ambon Timur.
Produk yang dihasilkan jemaat dinilai memiliki potensi ekonomi yang perlu diperkenalkan lebih luas, tidak hanya di lingkungan gereja maupun masyarakat sekitar.
“Dengan adanya kegiatan yang dibuat oleh Klasis Pulau Ambon Timur, kita berharap penggelaran UMKM ini yang memang baru pertama, ke depan tidak hanya di tahun ini, tetapi berkelanjutan. Ini juga untuk kemajuan UMKM yang ada di Klasis Pulau Ambon Timur,” katanya.
Aldi menjelaskan, produk yang ditampilkan dalam festival sebagian besar memanfaatkan potensi alam lokal, termasuk hasil perikanan dan pertanian.
Potensi tersebut, kata dia, harus diolah secara serius agar menghasilkan produk bernilai tambah dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
“Yang kita lihat di sini itu dari alam kita, dari perikanan, atau dari hasil pertanian. Itu yang diolah menjadi produk-produk yang sekarang disajikan. Kita berharap produk-produk ini bisa lebih dikenalkan kepada pihak luar, berkembang, bila perlu bisa masuk ke pasar nasional atau bahkan ke luar negeri,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar produk UMKM Klasis Pulau Ambon Timur tidak hanya mengandalkan momentum pameran. Menurutnya, pelaku UMKM perlu memperhatikan kualitas produk, kemasan, kehalalan serta berbagai persyaratan yang diperlukan agar mampu masuk ke jaringan pemasaran yang lebih luas, termasuk toko ritel modern.
“Harapan saya, kegiatan ini bukan cuma hari ini saja, tetapi tahun-tahun berikutnya bisa berjalan terus. Produk-produk ini bisa diolah dan dipasarkan, jangan hanya sebatas di pameran. Kalau bisa masuk ke toko-toko seperti Indomaret, Alfamidi dan sebagainya, sehingga lebih dikenal oleh banyak orang,” tegas Aldi.
Selain itu, Aldi membuka peluang agar produk UMKM binaan Klasis Pulau Ambon Timur dapat dilibatkan dalam DPRD Expo pada tahun mendatang. Ia berharap tersedia ruang khusus bagi Klasis untuk memamerkan produk unggulannya.
Menurutnya, dukungan pemerintah dan lembaga legislatif perlu diarahkan bukan hanya pada promosi, tetapi juga peningkatan kualitas, kemasan dan legalitas produk agar UMKM lokal mampu naik kelas dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. (PG-01)
