Jemaat GPM Leahari Tampilkan Produk Lokal di Festival UMKM KPAT
AMBON , PG.COM: Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Leahari turut ambil bagian dalam Festival Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Klasis Pulau Ambon Timur, uangkap Ketua Majelis Jemaat GPM Leahari, Pdt. Ny. J. K. Tutupary/L. S.Th., M.Th. kepada media ini di lokasi kegiatan halaman Gereja Nafiri Sion, Sabtu (12/09/2026).
Menurutnya, moment ini menjadi ruang bagi jemaat-jemaat untuk menampilkan sekaligus memasarkan berbagai produk hasil kreativitas kelompok UMKM yang dikembangkan dari potensi lokal masing-masing jemaat.
Jemaat GPM Leahari hadir dengan membawa sejumlah produk berbahan dasar hasil produksi masyarakat setempat. Produk yang ditampilkan antara lain olahan keladi, abon ikan, kacang bawang, serta sejumlah produk UMKM lainnya.
Keikutsertaan tersebut tidak hanya diarahkan pada aktivitas penjualan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi ekonomi jemaat kepada masyarakat yang lebih luas.
“Jadi hari ini seluruh UMKM yang ada di Klasis Pulau Ambon Timur menampilkan produk hasil dari kelompok UMKM yang ada di jemaat-jemaat, termasuk Jemaat GPM Leahari..
Jemaat GPM Leahari hari ini memamerkan produk yang asli Leahari dengan bahan-bahan yang dihasilkan oleh jemaat. Ada keladi, kemudian ada abon ikan, ada kacang bawang, dan juga produk lain yang melengkapi produk UMKM,” katanya.
Menurutnya, festival tersebut memiliki arti penting bagi pengembangan kelompok UMKM di lingkungan jemaat. Kreativitas dan kemampuan mengolah potensi lokal perlu terus didorong agar produk yang dihasilkan tidak berhenti sebagai kegiatan ekonomi skala rumah tangga, tetapi dapat berkembang menjadi produk unggulan jemaat yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan keluarga.
“Diharapkan dari kegiatan ini, kelompok UMKM jemaat juga bisa semakin mengembangkan kreativitas untuk menciptakan produk-produk yang unggulan di jemaat, supaya menjadi teladan dan menjadi contoh untuk menambah income keluarga-keluarga KPM yang ada di jemaat,” ujarnya.
Keikutsertaan Jemaat GPM Leahari dalam festival tersebut juga merupakan respons terhadap hasil persidangan klasis yang mendorong pengembangan potensi ekonomi jemaat. Karena itu, festival dipandang bukan sekadar agenda promosi produk, melainkan bagian dari upaya konkret mengelola potensi yang tersedia di dalam jemaat melalui talenta, kreativitas, dan karya warga jemaat.
“Kita hadir bukan sekadar menjual produk kita, tapi di situlah kita tampil, kelola potensi yang ada di dalam jemaat lewat talenta, kreativitas dan karya,” tegasnya (PG-01)
